JURNALNEWS.CO.ID – Akibat Penyebaran Omicron, tingkat kunjungan mal Anjlok, bahkan mencapai 40 persen,” kata Ketua APPBI Alphonzus Widjaja pada acara Musyawarah Nasional APPBI yang bertema The Pandemic: Indonesia Mall Renaissance, Kamis (24/2)

Bahkan, Alphonzus mengatakan tahun lalu terjadi peningkatan kunjungan sebesar 10 persen dibandingkan tahun 2020 yang mencatatkan penurunan sebesar 50 persen dari tahun sebelumnya.

Pengunjung tidak akan kembali ke mal meski pandemi COVID-19 sudah berakhir. APPBI prediksi akan ada 20 persen pengunjung yang tidak akan kembali setelah pandemi berakhir.

Namun 20 persen ini tidak perlu dikhawatirkan, asalkan pusat perbelanjaan bisa berinovasi kreativitas, 20 persen ini pasti akan kembali bahkan lebih dari 20 persen,” tambah Alphonzus.

Akibat Penyebaran Omicron sedang terjadi, tentu akan ada sedikit koreksi terhadap target, tapi saya kira tidak akan kurang dari 70 persen karena berbagai alasan, terutama kita dan pemerintah telah menemukan pola keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi, jelasnya.

Meski begitu, Alphonzus dan seluruh APPBI mengaku masih optimistis target 70 persen tahun ini bisa tercapai dengan lebih banyak promosi vaksinasi.

Tahun 2022 sebenarnya kami menargetkan 70-80 persen karena berbagai alasan, salah satunya target pemerintah untuk memvaksinasi 70 persen penduduk pada Maret dan April. Jadi, pusat perbelanjaan sebenarnya optimis 2022 akan jauh lebih baik, kata Alphonzus.