JURNALNEWS.CO.ID, – Mengenai pertumbuhan dana kelolaan Bank Commonwealth untuk nasabah High Net Worth Individual dengan minimum penempatan dana sebesar Rp 5M, berdasarkan data terakhir tumbuh sekitar 6-8% secara year-to-date. Pertumbuhan ini dikontribusikan oleh produk-produk investasi seperti reksadana saham dan produk tabungan seperti Bonus Saver.
Untuk nasabah high-end affluent dengan adanya pandemi dimana bisnis para nasabah tersebut belum berekspansi membuat nasabah lebih memilih untuk mempunyai dana yang likuid dengan menempatkannya di produk-produk tabungan ataupun investasi, Ditambah lagi dengan makin mudahnya bertransaksi dengan platform-platform investasi, sebagai contoh Bank Commonwealth memiliki aplikasi wealth management CommBank SmartWealth, lebih memudahkan para nasabah tersebut untuk menempatkan dananya.
Dengan positioning Bank Commonwealth sebagai salah satu penyedia jasa layanan wealth management yang terkemuka, produk-produk investasi kami seperti reksadana atau bonds merupakan instrumen investasi yang menarik, terlebih di kuartal IV tahun ini dimana kita sedang dalam fase recovery ekonomi yang memberikan kesempatan untuk instrumen seperti reksadana saham mengalami apresiasi nilai.
Sedangkan untuk produk simpanan yang paling diminati nasabah kami di antaranya adalah produk tabungan Bonus Saver yang tumbuh antara 7-10% secara year-to-date. Produk tabungan Bonus Saver adalah produk tabungan yang memberikan bunga kompetitif setara dengan deposito, yaitu 3,5% p.a. yang cocok untuk kebutuhan perbankan nasabah Premier Banking kami dikarenakan fiturnya yang fleksibel, bisa ditarik atau disetor kapan saja seperti melalui internet banking.
Untuk proyeksi pertumbuhan simpanan nasabah kaya di atas Rp 5 M tahun 2022, kami optimistis di tahun depan pertumbuhan simpanan di atas Rp5M masih akan meningkat terutama dari produk-produk investasi seperti reksadana saham seiring dengan pulihnya perekonomian, penanganan pandemi yang efektif, termasuk meningkatnya tingkat vaksinasi masyarakat Indonesia, serta hadirnya emiten baru sektor teknologi yang membuat bursa domesti akan memberika sentiment positif dan meningkatkan potensi bertambahnya bobot Indonesia dalam indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang diharapkan akan diikuti oleh aliran dana asing.
Ivan Jaya
Chief of Retail & SME Business
Commonwealth Bank

Tinggalkan Balasan