JURNALNEWS.CO.ID – Makassar – Lembaga Fasilitasi Management Pemerintahan Daerah (LFMPD) menyelenggarakan Bimbingan Teknis Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam Rangka Menghasilkan Pelajar Pancasila sesuai Arahan Kebijakan Kemendikbudristek dan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi.

Bimbingam Teknis tersebut dihadiri 500 peserta Guru dan Kepala Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama Se-Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan yang dilaksanakan di Hotel Aryaduta Makassar (Jl. Somba Opu No. 297 Makassar). Senin s.d Rabu 2023.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pangkep, Dr. Sabrun Jamil, S.Pi.,MP. Mengatkan, sesuai tema hari pendidikan nasional tahun ini yaitu bergerak bersama semarakkan merdeka belajar yang dicanangkan Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makari, adalah inplementasi kurikulum merdeka di semua jenjang pendidikan.

Salah satu yang mendasari berdasarkan rapor mutu pendidikan, berdasarkan asesmen dilaksanakan tahun lalu boleh dikatakan semua rekomendasi masing-masing diharapan kepala sekolah, guru dan tenaga pendidikan untuk meningkatkan kompetensinya

Terkait dengan perencanaan kita tahu bersama untuk anggaran yang digunakan berasal dari dana bos, untuk tahun ini sudah disampaikan bahwa perencanaan yang dibuat oleh sekolah terkait dengan penggunaan dana bosnya harus perencanaan berbasis data yang diukur dari mutu pendidikan.

Sasaran dari kurikulum merdeka ada terkait dengan literasi dan penguatan Profil belajar pancasila, alhamdulillah kita di support oleh berbagai narsumber lembaga besar dari Mendikbudristek diataranya Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan serta dari Balai besar guru penggerak, alhamdulillah kita semua sering para guru untuk membekali peningkatan kompetensi.

Kemudia terkait pendidikan karakter hadir dari akademisi Guru Besar Prof. Syahrir begitu banyak memberikan penjelasan terkait pendidikan karakter yang bisa diterapkan pada anak-anak kita. Kata Sabrun Jamil, S.Pi.,MP.

Pengembagan Spiritual karena poin pertama dari pengutan profil belajar pancasila itu adalah meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada tuhan yang maha esa, kemandirian, kerjasama dan berpikir kritis siswa.

Sabrun Jamil, S.Pi.,MP. berharap dengan kegiatan ini peserta mampu memhami dan meningkatkan kompetensi SDM sehingga memberikan layanan pendidkan yang terbaik berkulitas bagi siswa. Tutupnya.

Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau, meminta pada momen ini agar kepala sekolah, pengawas dan guru mampu memahami apa yang menjadi tugas pokok dan pungsinya dalam mengimplemantasikan kurikulum merdeka belajar.

Lanjut ia, terkait pengolahan keuangan karena kita merupakan ASN diharpakan kepala sekolah dapat memahami petunjuk teknis pelaksanaan penggunaan dana bos, sehingga hal tersebut dapat terencana dengan baik.

Bupati pangkep sangat berharap terkait penanganan dan pecegahan anak tidak sekolah (ATS) setiap anak yang lulus dari semua jenjang pendidikan berharap agar anak tersebut melanjitkan pendidikan selanjutnya, baik SD, SMP dan SMU. Jelanya di hadapan guru dan kepala sekolah.

Lanjut bupati, sekiranya kepala sekolah maupun guru mampu melahirkan Inovasi yang bermanfaat dan berkelanjutan seperti
wisata pendidikan agar pembelajaran tidak selalu monoton di kelas terus. Misalkan anak anak dibawa berkunjung beberapa tempat seperti perpustakaan, tonasa, pengadilan silahkan karena kami sudah meminta izin buat anak anak kita demi proses pembelajaran dan melihat secara. Jelas Bupati pangkep.

Di tempat yang sama, Kepala UPT SDN 3 SAMBUNG JAWA, Asdar, menyampaikan bahwa, manfaat dari kegiatan ini sebagai pembentukan karakter siswa sebagai individu yang memiliki kepribadian yang baik dan berkualitas, berbicara dan menulis dengan baik, yang akan membantu mereka dalam berkomunikasi di masa depan membuat mereka lebih mandiri. Ujar Asdar usai bimbingan teknis Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar.

Lanjut ia, sebagaimana arahan bupati pangkep muhammad Yusran Lalogau pada kegiatan ini menekankankan kepada semua yang hadir agar dapat meningkatkan proses belajar mengajar dan menciptakan invosi sehingga kualitas pendidikan lebih maju khususnya di kabupaten pangkep. Tutup Asdar, Kepala UPT SDN 3 Sambung Jawa.