JURNALNEWS.CO.ID – Harga minyak goreng melambung naik kira” sudah satu bulan dengan harga awal 17.500 dan saat ini mencapai 20.000-42.000 dampak naiknya minyak yaitu toko menjadi sepi pembeli minyak goreng dan banyak pembeli yang mengeluh. Untuk prediksi naiknya minyak goreng belum di ketahui pasti dikarenakan memang saat ini mendekati akhir tahun. Untuk ukuran minyak dan harganya yaitu ukuran 1L seharga 20k dan 2L seharga 42.000 sedangkan dari sales sendiri harga minyak saat ini 19.000/liter.

Menurunnya pasokan minyak nabati dunia menyebabkan harga minyak goreng melambung di seluruh wilayah Indonesia salah satunya di Bangkalan, Madura. Salah satu tempat yang menjadi pusat penjualan minyak goreng di kabupaten Bangkalan yaitu Pasar Bancaran yang terletak di kelurahan Bancaran, kabupaten Bangkalan.

Banyak pedagang dan pembeli yang mengeluhkan harga minyak goreng saat ini. Kenaikan minyak goreng ini diperkirakan telah berlangsung satu bulan dan tidak dapat diprediksi hingga kapan harga akan kembali normal.

Salah satu pedagang minyak goreng di Pasar Bancaran Bangkalan, Yanti mengeluh dengan semakin melambungnya harga minyak goreng karena toko menjadi sepi dan banyak pembeli mengeluh.

“Harga minyak goreng dari sales Rp.19.000/liter, untuk ukuran satu liter harga yang kami patok Rp.20.000 dan untuk ukuran dua liter Rp.40.000-42.000” tuturnya, Minggu (19/12/2021).

Pada kondisi saat ini, Yanti mengharapkan adanya penurunan harga minyak goreng. Sebab, dengan menurunnya harga minyak goreng akan menormalisasi pembeli di tokonya.

“Harap saya dengan turunnya harga minyak goreng pelanggan bisa kembali membeli minyak goreng di toko saya, sehingga pendapatan saya akan normal kembali” katanya.

Oleh : Anggun/ Prodi ilmu komunikasi/ Universitas Trunojoyo Madura.