JURNALNEWS.CO.ID – Bhayangkara FC sukses meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Persija Jakarta pada pekan ke-26 BRI Super League di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Minggu (5/4/2026). Laga berlangsung sengit dengan jual beli serangan hingga menit akhir.
Persija langsung tancap gas sejak peluit awal dibunyikan. Baru 34 detik laga berjalan, Rayhan Hannan sudah membuka keunggulan usai memaksimalkan umpan lambung Allano.
Sundulannya di depan gawang tak mampu dihalau kiper Bhayangkara, Muchamad Aqil Savik. Gol cepat ini menjadi salah satu yang tercepat musim ini dan langsung mengangkat kepercayaan diri Macan Kemayoran.
Namun Bhayangkara tidak tinggal diam. Perlahan mereka mulai menemukan ritme permainan dan mengancam melalui pergerakan Privat Mbarga dan Moussa Sidibe.
Upaya tersebut berbuah hasil pada menit ke-28. Berawal dari serangan di sisi kanan, Putu Gede mengirim umpan matang yang disambut Moussa Sidibe dari jarak dekat untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Skor imbang bertahan hingga turun minum, meski kedua tim sempat terlibat tensi tinggi dalam beberapa momen di lapangan.
Memasuki babak kedua, situasi berubah drastis. Persija harus bermain dengan 10 orang setelah Jordi Amat menerima kartu kuning kedua pada menit ke-47.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Bhayangkara untuk meningkatkan intensitas serangan.
Meski demikian, Persija justru kembali unggul pada menit ke-61 melalui skema bola mati. Tendangan keras Fabio Calonego gagal diantisipasi Aqil Savik dan membawa Persija memimpin 2-1.
Bhayangkara terus menekan tanpa henti. Sejumlah peluang tercipta, termasuk dari Sho Yamamoto dan tendangan bebas Moussa Sidibe yang masih membentur pagar hidup.
Tekanan akhirnya berbuah manis di menit-menit akhir. Dendy Sulistyawan menjadi pahlawan kemenangan setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Persija.
Lewat tendangan keras yang mengarah ke sudut gawang, ia sukses menaklukkan Cyrus Margono pada menit ke-86 sekaligus memastikan kemenangan 3-2 untuk Bhayangkara FC.
Hasil ini menjadi kemenangan penting bagi Bhayangkara FC, sekaligus memperlihatkan mental kuat mereka dalam membalikkan keadaan di laga krusial.

Tinggalkan Balasan