JURNALNEWS.CO.ID – Angka 13 seringkali dianggap sebagai angka yang sial oleh sebagian masyarakat. Meskipun tidak ada bukti ilmiah yang dapat mendukung anggapan ini, namun banyak orang yang masih percaya bahwa angka 13 membawa keberuntungan yang buruk. Lalu, dari mana asal-usul anggapan ini?

Berdasarkan sejarahnya, anggapan bahwa angka 13 adalah angka yang sial berasal dari kepercayaan agama Kristen. Dalam Kebaktian Terakhir, Yesus Kristus dikatakan merupakan orang ke-13 yang duduk di atas meja makan bersama dengan para rasulnya sebelum Ia disalibkan. Selain itu, dalam Kitab Wahyu, terdapat kutipan yang menyatakan bahwa terdapat 13 roh jahat yang menyertainya pada akhir zaman. Karena itu, anggapan bahwa angka 13 membawa sial seringkali dikaitkan dengan keberadaan roh jahat.

Selain itu, angka 13 juga dikaitkan dengan kejadian-kejadian buruk yang terjadi pada tanggal 13. Beberapa peristiwa yang sering dikaitkan dengan angka 13 adalah pembunuhan Brutus terhadap Julius Caesar pada tanggal 15 Maret 44 SM dan Perang Dunia I yang dimulai pada tanggal 28 Juli 1914. Hal ini semakin memperkuat anggapan bahwa angka 13 membawa kesialan.

Tidak hanya dalam kepercayaan agama Kristen, angka 13 juga sering dikaitkan dengan kepercayaan mistis dan supranatural. Banyak mitos dan legenda yang menganggap angka 13 sebagai angka yang penuh dengan kesialan dan menghindarinya dianggap sebagai cara untuk menghindari kemalangan.

Meskipun anggapan tersebut masih dipercaya oleh sebagian masyarakat, namun ada juga yang menolak anggapan bahwa angka 13 membawa sial. Beberapa budaya seperti di Cina, Jepang, dan India justru menganggap angka 13 sebagai angka yang membawa keberuntungan.

Di Indonesia sendiri, angka 13 juga sering dihindari atau dianggap sial. Hal ini dapat dilihat dari adanya kebiasaan untuk tidak menyiapkan 13 hidangan ketika ada tamu yang datang berkunjung. Selain itu, banyak gedung dan ruangan di Indonesia yang tidak memiliki lantai 13 atau nomor kamar 13 karena dianggap membawa kesialan.

Meskipun terdapat banyak anggapan yang mengatakan bahwa angka 13 adalah angka yang sial, namun sebenarnya tidak ada bukti yang dapat mendukung anggapan tersebut. Semua kepercayaan dan mitos tersebut sebaiknya dihindari karena dapat mempengaruhi pandangan negatif terhadap angka 13. Sebagai manusia yang cerdas, sebaiknya kita menghindari anggapan-anggapan yang tidak memiliki dasar yang kuat dan lebih mengedepankan kepercayaan yang rasional.