Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri adalah perayaan penting bagi umat Muslim di seluruh dunia. Lebaran dirayakan pada tanggal 1 Syawal, setelah selesai menjalankan ibadah puasa Ramadhan selama sebulan penuh.

Pada hari Lebaran, umat Muslim biasanya mengenakan pakaian yang baru dan bersih, mengunjungi keluarga dan teman-teman, serta saling memaafkan dan bermaafan. Selain itu, umat Muslim juga memberikan sedekah kepada orang yang membutuhkan sebagai bentuk kebaikan dan berbagi.

Di Indonesia, Lebaran sering disebut sebagai Hari Raya Idul Fitri atau Hari Raya Lebaran. Selain berkunjung ke keluarga dan teman, pada Hari Raya Lebaran, masyarakat Indonesia juga menyajikan berbagai macam kue kering khas Lebaran.

Kue kering khas Lebaran di Indonesia antara lain:

1. Kue nastar

Kue berbentuk bulat kecil yang diisi dengan selai nanas di tengahnya dan ditutup dengan adonan kue yang terbuat dari tepung terigu, mentega, gula, dan telur.

2. Kue kastengel

Kue berbentuk koak kecil yang terbuat dari campuran tepung terigu, keju, dan mentega. Kue ini biasanya memiliki tekstur renyah dan gurih.

3. Kue putri salju

Kue kering berbentuk bulat kecil yang dilapisi dengan gula halus sehingga terlihat seperti salju. Kue ini terbuat dari campuran tepung terigu, mentega, gula, dan telur.

4. Kue kaastengels kacang

Kue kering yang serupa dengan kue kastengel, namun menggunakan kacang tanah sebagai bahan tambahan untuk memberikan rasa yang lebih gurih.

5. Kue lidah kucing

Kue kering berbentuk pipih dan panjang yang terbuat dari campuran tepung terigu, mentega, gula, dan telur. Kue ini memiliki tekstur renyah dan biasanya disajikan dalam bentuk stak.

6. Kue semprit

Kue kering berbentuk bulat atau pipih yang biasanya dihias dengan cokelat atau kacang. Kue ini terbuat dari campuran tepung terigu, mentega, gula, dan telur.

7. Kue sagu keju

Kue kering berbentuk bulat kecil yang terbuat dari campuran tepung sagu, keju, dan mentega. Kue ini biasanya memiliki tekstur yang renyah dan lembut.