JURNALNEWS.CO.ID – Indriani Esma Brigita (180902032) merupakan mahasiswa PKL 2 Ilmu kesejahteraan sosial FISIP USU yang melaksanakan praktikum di Panti Asuhan Yayasan Mutiara Mulia Indonesia di Jl. Dr. Mansyur Baru No.17, Tj. Rejo, Kec. Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara 20154.
Praktikum yang dilaksanakan oleh praktikan berlangsung selama kurang lebih 3 bulan yang dimulai pada tanggal 8 September 2021 dan berakhir pada 30 November 2021 dan dibimbing oleh supervisior sekolah yaitu Bapak Fajar Utama Ritonga,S.Sos,M.Kesos.
Panti asuhan tersebut menampung sebanyak 34 anak mulai dari umur 9 bulan – 17 tahun bersekolah dari tingkat SD-SMA/SMK.
Sebagian besar anak di panti asuhan tersebut sedang duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) Kegiatan dimulai pada Tanggal 8 September 2021.
indriani sebagai praktikan melakukan pertemuan pertama dengan berkenalan dengan anak-anak panti selanjutnya pada pertemuan-pertemuan berikutnya melaksanakan kegiatan-kegiatan seperti ibadah bersama, melatih kreativitas, melatih keberanian dan juga mengajarkan sopan santun, belajar di setiap pertemuan mulai dari mengenal huruf, belajar menuliskannya, lalu belajar mengeja serta berlanjut belajar membaca agar anak-anak di panti asuhan tersebut bisa membaca.
Anak-anak di panti asuhan Yayasan Mutiara Mulia Indonesia sebagian besar sedang duduk di kelas 1 Sekolah Dasar (SD).
Praktikan memutuskan anak kelas 1 SD yang menjadi klien Pada bulan sebtember saat praktikan melakukan assessment di dapati bahwa sanya anak-anak kelas 1 Sekolah dasar tersebut semuanya belum tahu membaca sehingga praktikan memutuskan untuk membuat program untuk membantu klien dalam belajar menganal huruf sehingga nantinya bisa membaca.
Adapun metode yang digunakan oleh indriani adalah metode groupwork dari zastrow, diantaranya sebagai berikut:
• Intake dan contract pada tahap ini praktikan melakukan pengenalan menciptakan komunikasi terbuka dengan klien dengan membuat perjanjian dengan klien.
• Assessment adalah suatu proses pemahaman tentang masalah sebagai dasar untuk melakukan tidakan pertolongan dan pencegahan masalah pada klien.
Dan dalam upaya memahami masalah yang dihadapi klien, praktikan menggunakan teknik interview atau mewawancarai dan menggunakan klien anak kelas 1 SD untuk mengetahui apa permasalahan yang dihadapi klien tersebut secara mendalam menggunakan pohon masalah sehingga dapat merancang penyusunan strategi permasalahan klien.
Ditahap ini diketahuilah bahwasanya klien belum mengenal huruf sehingga menyebabkan para klien belum bisa membaca.
• Planning/Perencanaan yang proses penyusunan strategi dalam penyelesaian masalah klien. Selanjutnya dengan mengunakan pendekatan Non-Direktif dengan hasil assessment yang sudah didapatkan praktikan sebagai fasilitator merancang program yang akan dilakukan.
Dalam hal ini praktikan merancang perencanaan dalam menyelesaikan masalah klien dengan mengajak klien belajar dengan metode yang asik dan santai agar dia merasa senang belajar, mengajari klien untuk mengenal huruf dan belajar menuliskannya terlebih dahulu maka berlanjut pada belajar mengeja agar nantinya bisa membaca namun di selingi dengan mini games agar klien tetap semangat.
• Intervensi pada tahap ini praktikan memberi bimbingan pelajaran dalam mengenal huruf, menuliskan huruf, mengeja dan membaca dalam tahap ini dilaksanakan satiap pertemuan dengan klien.
Tentunya pada tahap ini diperlukan proses yang panjang dilaksanakan mulai tgl 15 Sebtember-27 November 2021 hingga klien bisa mengenal huruf hingga bisa membaca.
Praktikan juga memberi motivasi belajar pada klien terinspirasi dari A.Tabrani R (1994:121), memperjelas pentingnya motivasi belajar siswa atau motivasi dalam belajar, yaitu bahwa belajar harus diberi motivasi dengan berbagai cara sehingga minat yang dipentingkan dalam belajar itu dibangun dari minat yang telah ada pada diri anak.
• Evaluasi pada tahap praktikan melihat apa-apa saja yang sudah dicapai oleh klien selama pertemuan pembelajaran berlangsung dan apa-apa saja kekurangannya agar bisa dimaksimalkan untuk hasil yang lebih baik lagi kedepannya.
• Terminasi dilakukan karena kontrak praktikan dan proses pelayanan yang diberikan telah selesai dilaksanakan.
Pada tahapan ini praktikan melaksanakan perpisahan dengan pihak panti beserta anak-anak Panti Asuhan Yayasan Mutiara Mulia Indonesia.
Dari tahapan metode groupwork yang telah dilaksanakan ini diperolehlah bahwa klien sudah mengenal huruf dan juga sudah bisa membaca walaupun sebahagian belum lancar melainkan masih mengeja namun sudah beberapa yang lancar membaca. Indriani sebagai praktikan memberi beberapa bentuk apresiasi kecil-kecilan terhadap klien.
Praktikan juga membuat Poster dengan tema”Ayo Rajin Membaca Buku” dan memajangnya di ruangan dengan harapan agar para klien tetap ingat untuk belajar serta membaca buku setiap harinya.
Selama kurang lebih 3 bulan praktikum diakhir pertemuan pada 30 November 2021
Indriani dengan 1 teman pelaksana praktikum lainnya yakni Roida melaksanakan kegiatan perpisahan dengan anak-anak panti dan bapak serta ibu Panti AsuhanYayasan Mutiara Mulia.
Bapak dan Ibu panti sangat berterima kasih atas kehadiran para praktikan Ilmu Kesejahteraan Sosial Fisip Usu dalam pelaksanaan dan bimbingan pada anak-anak panti.
Indriani Esma Brigita Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP USU.

Tinggalkan Balasan