JURNALNEWS.CO.ID – Mahasiswa UNPAM Memperkenalkan Tradisi dan Budaya Depok. Sudah tak asing lagi Indonesia yang dikenal dengan keragaman budaya, etnis, dan agama terbanyak di dunia yang menjadi hal menarik dari ciri khas negara kita sendiri. Faktanya, di era globalisasi seperti saat ini mengakibatkan budaya lokal di Indonesia semakin teralihkan dengan budaya asing yang sudah merajai di zaman sekarang.
Sikap westernisasi inilah yang perlu kita ubah agar kaum muda tetap mengharumkan budaya lokal untuk lebih dikenal masyarakat luas dan menjadi acuan gaya hidup yang tidak boleh dilupakan.
Dalam permasalahan tersebut, kaum Generasi Z sebagai penggerak di zaman sekarang dan masa yang akan datang inilah yang harus diperkenalkan dan juga sebagai tantangan bagi mereka agar tetap mengamalkan budaya-budaya di Indonesia dan bisa terus berkembang sampai generasi-generasi berikutnya.
Maka dari itu, kami sebagai Mahasiswa/I dari Program Studi S1 Akuntansi Universitas Pamulang melakukan kegiatan Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PMKM) untuk mengatasi permasalahan tersebut yang diselenggarakan di Rumah Yatim Mizan, Limo, Depok.
Sesuai judul yang kami buat, edukasi mengenai tradisi dan budaya lokal yang akan kami perkenalkan kepada para siswa yang berjumlah 32 orang tersebut diselenggarakan masih dalam masa pandemic pada tanggal 24 Oktober 2021.
Budaya lokal, salah satunya yaitu Kota Depok yang akan diperkenalkan kepada mereka mengenai budaya, tradisi, serta sejarah tersendiri pada saat Kota Depok didirikan yang harus mereka pahami bertepatan dengan tanah kelahiran mereka masing-masing
. Tujuan utama kami atas materi yang telah kita buat yaitu menciptakan kaum Generasi Z di Kota Depok agar lebih mengenal lebih dalam mengenai Kota Depok yang tidak hanya tinggal di kota itu saja, tetapi dapat memahami seluk beluk dari Kota Depok itu sendiri.
Kota Depok atau bisa kita sebut juga Kota Belimbing ini memiliki ciri khas dari kota-kota lainnya. Kubah Emas menjadi salah satu tempat yang paling terkenal di Indonesia yang berada di Depok inilah yang menciptakan Kota Depok menjadi kota yang menarik.
Kekhasan Kota Depok yang masih mendominasi unsur adat Betawi ini masih membangun citra yang kuat terhadap kota-kota lainnya yang menggunakan adat Betawi.
Tradisi Kota Depok seperti andilan potong kerbau dan rantangan pada saat lebaran sampai saat ini masih dilakukan oleh para masyarakat Depok.
Tak luput dari keseniannya, Gong Si Bolong atau alat musik khas Depok tak pernah pudar untuk selalu dimainkan dalam acara kesenian dimanapun. Dan juga sebagai pengiring lagu dalam tarian daerah, termasuk tarian khas Depok yaitu Tari Godeg Ayu.
Begitupun juga makanan khas Depok. Salah satunya yaitu makanan yang selalu berkaitan dengan buah belimbing, seperti nastar belimbing, dodol belimbing, dan sirup belimbing.
Ada pula makanan khas Depok yang unik, seperti perkedel bakar, peyek gale, biscuit temma, bakso comberan, dan masih banyak lagi.
Di samping itu, ketertarikan para siswa mengenai Kota Depok menjadikan mereka lebih aktif dan tanggap dalam kegiatan yang berkaitan dalam hal pengenalan kota kelahiran mereka.
Mereka telah dinyatakan siap menjadi penerus budaya Depok untuk tetap dilestarikan hingga masa mendatang. Kesiapan para siswa tersebut menjadikan kami telah dinyatakan dapat tercapai dalam menjalani tujuan utama dalam pemberian materi yang telah kami laksanakan di dalam kegiatan PMKM tersebut.
Harapan kami sebagai Mahasiswa UNPAM kepada para masyarakat di Rumah Yatim Mizan maupun diluar Rumah Yatim Mizan diharapkan mampu melestarikan sebaik mungkin agar citra dari budaya lokal di seluruh Indonesia dapat dikenal dan disebarluaskan untuk generasi ke bawah hingga bisa mencapai ke mancanegara. Mahasiswa UNPAM

Tinggalkan Balasan