JURNALNEWS.CO.ID, – Suara USU, Medan. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis dengan Dosen Pengampu Mata Kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia, Yaitu Ibu Dr. Kartini Harahap S.Sos.,M.Si
Samsung didirikan oleh Lee Byung-chul pada tahun 1938 sebagai sebuah perusahaan perdagangan.
Samsung kemudian juga berekspansi ke industri elektronik pada akhir dekade 1960-an, serta ke industri konstruksi dan pembuatan kapal pada pertengahan dekade 1970-an, yang mana ketiga sektor ini kemudian menjadi tumpuan pertumbuhan perusahaan ini.
Lee pada tahun 1987, Samsung dipisah menjadi empat grup bisnis, yakni Samsung Group, Shinsegae Group, CJ Group, dan Hansol Group.Kaitan antara strategi msdm dan bisnis adalah strategi bisnis dan strategi msdm harus berjalan secara berdampingan. Strategi sumberdaya manusia yang efektif akan memberikan kemampuan untuk menemukan, mengelola dan mengembangakan manusia.
Kedua strategi ini harus beroperasi secara berdampingan, supaya saat terjadi perubahan atau perkembangan dalam salah satu strategi maka akan diikuti dalam strategi yang lain.
Kaitan strategi MSDM dengan struktur organisasi adalah untuk membuat roda perusahaan berjalan efisien, efektif dan optimal maka sebuah perusahaan yang telah mempekerjakan sejumlah tenaga kerja harus membagi sumber daya manusia tersebut dalam bagian-bagian yang sesuai dengan keahliannya sehingga masing-masing individu memiliki gambaran yang jelas tentang posisi, fungsi dan haknya.
Dimana dalam pembagian dan susunan tugas inilah yang disebut sebagai struktur organisasi perusahaan. Struktur organisasi perusahaan merupakan sebuah garis hierarki yang mendeskripsikan komponen-komponen penyusun dimana setiap SDM yang berada pada lingkup perusahaan tersebut memiliki posisi dan fungsi masing- masing. Disamping itu dengan adanya struktur organisasi adalah setiap SDM memiliki kejelasan tanggungjawab,kedudukan, dan jobdesc yang terstruktur.
Masalah Manajemen SDM yang Muncul
Adanya tekanan yang ketat pada karyawan untuk mencapai sasaran-sasaran yang membuat karyawan berusaha menjual teknologi rahasia Samsung kepada para pesaingnya.
Samsung juga sangat perhatian untuk menekan biaya serendah mungkin. Jika isu tersebut terus terjadi di perusahaan Samsung, maka kemungkinan yang akan dihadapi oleh Samsung adalah produktivitas kerja karyawan menjadi menurun sehingga tidak dapat berkontribusi bagi target perusahaan, perasaan yang dibayang-bayangi utang akan memengaruhi tingkah laku serta cara komunik.
Penulis : Tasya Haenilah (200907094) dan Michael Gerald Simbolon (200907088)

Tinggalkan Balasan