JURNALNEWS.CO.ID, – Pemeriksaan produksi sendiri merupakan suatu cara yang digunakan untuk menciptakan kegunaan dari suatu barang atau jasa dengan memanfaatkan tenaga kerja, bahan baku dan juga mesin yang digunakan. Pada pemeriksaan produksi sendiri berguna bagi para produsen dalam memproduksi produknya. 

Dapat kita ketahui bahwa pada proses produksi tidak selalu berjalan mulus pasti saja terdapat banyak kendala di dalamnya, seperti contoh pada proses produksi terdapat tenaga kerja yang kurang baik, atau mungkin bahan baku yang kurang dan tidak sesuai, dan juga pada proses produksi juga kita dapat mengetahui bahwa mesin yang kita gunakan apakah terjadi kendala atau tidak, sehingga dengan pemeriksaan produksi ini kami dapat mengetahui proses produksi berjalan dengan baik atau tidak.

Tujuan Dari pelaksanaan pemeriksaan produksi yaitu bertujuan untuk menilai pelaksanaan proses produksi apakah sudah sesuai dengan kebijakan, prosedur dan perencanaan yang berlaku dengan efisien dan ekonomis, dan pada pemeriksaan produksi ini diharapkan mampu mebemukan suatu alternatif lain untuk lebih meningkatkan dalam kelancaran proses produksi.

Pada Pemeriksaan Produksi Terdapat Siklus Produksi Yang Mendukung Yaitu :

Terdapat penentuan jenis barang yang akan diproduksi dan waktu produkis barang tersebut.

Terdapat penetapan pada rencana produksi, seperti terdapat bahan baku, dan juga jasa pendukung yaitu seperti peralatan khusus yang berkoordinasi dengan departemen lainnya.

Lalu terdapat pengadaan barang atau bahan yang digunakan untuk proses produksi.

Terdapat penerimaan, pemasangan dan pengujian mesin atau peralatan yang akan digunakan dalam proses produksi.

Selanjutnya pelaksanaan proses produki.

Setelah proses produksi selesai maka produk yang sudah jadi siap di kirim ke pihak eksternal perrusahaan.

Pada Proses Produksi Juga Terdapat Masalah Pokok Didalamnya Antara Lain Yaitu :

1. Terdapat pengembangan dan perencanaan produk

2. Penentuan cara pengolahan

3. Terdapat penentuan kebutuhan sarana 

4. Penentuan kebutuhan mesin

5. Tata ruang pada pabrik

6. Penanganan bahan mentah dan produk setengah jadi

7. Terdapat juga perencanaan dan 

pengendalian produksi

8. Pengendalian perasional yang meliputi penggunaan tenaga kerja, pemakaian bahan baku, pengendalian biaya dan juga penggunaan jasa pendukung.

Nama : Choliqia Rahmaniar Maulida Putri

NIM    : 202010170311241

Prodi   : Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Malang

Mata Kuliah  : Audit Subtantif

Dosen Pengampu  : Novita Agus Saputri, S.Pd, M.Pd

Referensi 

https://slideplayer.info/slide/12735823/