JURNALNEWS.CO.ID – PSM Makassar harus puas berbagi poin dengan Persebaya Surabaya setelah bermain imbang 1-1 dalam laga tunda Super League 2025/2026 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Sabtu (6/12). Duel berjalan panas hingga akhir, termasuk keluarnya kartu merah untuk Akbar Tanjung pada masa injury time.
PSM mengambil inisiatif serangan cepat dan langsung membuka keunggulan pada menit ke-8. Umpan matang Victor Dethan disambar Savio Roberto dengan tembakan terukur yang tak mampu dibendung kiper Ernando Ari.
Persebaya merespons cepat hanya empat menit berselang. Francisco Rivera mengirimkan umpan terobosan ke ruang kosong, dan Bruno Moreira dengan tenang menuntaskannya menjadi gol untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Jual beli serangan berlangsung ketat sepanjang babak pertama. Persebaya yang menguasai 53 persen ball possession melepaskan enam tembakan dengan empat di antaranya mengarah ke gawang. PSM membalas dengan enam tembakan dan tiga akurat. Skor tidak berubah hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persebaya tampil lebih menekan. Peluang pertama hadir pada menit ke-52 melalui sepakan Gali Freitas yang masih menyamping dari gawang Hilmansyah.
PSM yang kesulitan keluar dari tekanan akhirnya mendapatkan peluang emas menit ke-70. Tembakan Savio sempat diblok bek Persebaya, sebelum Gledson melanjutkan bola rebound dengan sepakan keras yang masih dapat diamankan Ernando.
Ketegangan meningkat di menit ke-85 saat terjadi keributan antarpemain. Wasit sempat memberikan kartu merah kepada Akbar Tanjung setelah dianggap memukul pemain Persebaya. Namun setelah meninjau VAR, keputusan diubah menjadi kartu kuning.
Petaka tetap datang bagi PSM ketika Akbar kembali melakukan pelanggaran keras pada menit 90+7. Kartu kuning kedua dikeluarkan, membuatnya harus meninggalkan lapangan dan PSM menuntaskan laga dengan 10 pemain.
PSM hampir mencuri kemenangan lewat tendangan bebas Aloisio Neto pada menit 90+3, tetapi bola hanya menghantam mistar gawang Persebaya.

Tinggalkan Balasan