PAREPARE, JURNALNEWS.CO.ID — PSM Makassar meraih kemenangan penting usai menaklukkan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 2-1 dalam lanjutan pekan ke-31 Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Senin (4/5/2026). Kemenangan ini tak lepas dari strategi jitu pergantian pemain yang dilakukan asisten pelatih Ahmad Amiruddin di babak kedua.

Sejak awal laga, Bhayangkara tampil agresif dengan menekan lini pertahanan tuan rumah. Bahkan, tim tamu sempat mengancam melalui beberapa peluang cepat yang memaksa barisan belakang PSM bekerja ekstra keras.

PSM yang mengandalkan serangan balik cepat melalui kecepatan Rizky Eka dan pergerakan Victor Luiz beberapa kali menciptakan peluang. Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang tersebut belum berbuah gol.

Kebuntuan akhirnya pecah di penghujung babak pertama. Melalui skema bola mati, Dusan Lagator sukses menyundul bola hasil sepak pojok Victor Luiz untuk membawa PSM unggul 1-0. Namun keunggulan itu tak bertahan lama setelah Bhayangkara mampu menyamakan kedudukan lewat eksekusi bola mati Bernard Doumbia dua menit berselang.

Memasuki babak kedua, intensitas serangan PSM tidak mengendur. Namun, rapatnya lini pertahanan Bhayangkara membuat tuan rumah kesulitan mencetak gol tambahan.

Melihat situasi tersebut, Ahmad Amiruddin melakukan perubahan signifikan pada menit ke-62. Ia menarik keluar dua penyerang, Sheriddin Boboev dan Alex Tank, serta memasukkan tenaga segar Victor Dethan dan Luca Cumic. Di lini tengah, Akbar Tanjung juga diturunkan menggantikan Resky Fandi guna menjaga keseimbangan permainan.

Keputusan ini terbukti efektif. Permainan PSM menjadi lebih hidup dengan variasi serangan yang lebih tajam. Luca Cumic khususnya, mampu memberikan dimensi baru dalam membongkar pertahanan lawan.

Puncaknya terjadi pada menit ke-72. Memanfaatkan skema serangan balik cepat, Cumic melakukan aksi individu impresif dengan melewati beberapa pemain bertahan Bhayangkara sebelum melepaskan tembakan yang tak mampu dibendung kiper. Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 untuk skuad Juku Eja.

Meski pertandingan berlangsung tanpa penonton, selebrasi para pemain dan ofisial di pinggir lapangan menggambarkan betapa pentingnya kemenangan ini bagi PSM Makassar dalam menjaga posisi di papan klasemen.

Hasil ini sekaligus menegaskan peran penting strategi dan kedalaman skuad dalam menentukan hasil akhir pertandingan, di mana keputusan tepat dari bangku cadangan mampu menjadi pembeda.