PENDAHULUAN
Latar Belakang
Sumber daya manusia adalah faktor penting dalam sebuah perusahaan. Gaji merupakan komponen utama sebuah perusahaan yang menjadi faktor penting pendorong kinerja sumber daya manusia atau karyawan di sebuah perusahaan. Dengan adanya audit penggajian dan personalia sangat berperan dalam mengontrol berjalannya siklus penggajian dalam sebuah perusahaan.
Audit penggajian dan personalia merupakan metode atau siklus pada auditing yang berfokus pada asersi keterjadian. Pada siklus audit penggajian dan personal fokus kepada penggunaan tenaga kerja dan pembayaran sumber daya manusia atau karyawan.
Tahapan atau siklus audit ini sangat penting sebab gaji sebagai komponen utama di sebuah perusahaan yang menjadi faktor pendorong kinerja karyawan. Siklus audit ini bersifat krusial karena jika terjadi kesalahan pada beban penggajian maka akan mempengaruhi laba bersih dan menyebabkan pemborosan pada sebuah perusahaan.
Siklus penggajian dan personalia (payroll and personnel cycle) adalah pembayaran kepada semua tenaga kerja atau karyawan. Pada penelitian kata ini memaparkan pembelajaran auditing yang berguna untuk menilai kewajaran kondisi keuangan, dengan fokus dapat mengalokasikan sumber daya ekonomi dengan efektif dan efisien. Pada penelitian ini, siklus penggajian digunakan sebagai pengontrol fokus pada aspek personalia. Yang mana pemberian gaji adalah kewajiban perusahaan sebagai balas jasa.
1.2 Rumusan Masalah
Setelah mengetahui latar belakang penelitian, disimpulkan rumusan masalah pada penelitian ini adalah sebagai berikut :
a) Apa tujuan dari Audit Penggajian dan Personalia
b) Akun dan Transaksi dalam Audit Penggajian dan Personalia
C) Dokumen yang diperlukan dalam Audit Penggajian dan Personalia
1. ANALISIS PEMBAHASAN
Siklus audit ini adalah pekerjaan dan pembayaran terhadap hasil kerja seluruh tenaga kerja pada perusahaan sebagai balasan jasa kinerja fokus pada pengalokasian biaya tenaga kerja apabila pengerjaan pengalokasiannya tidak tepat maka dapat menimbulkan masalah salah saja laba bersih yang cukup material.
Pada umumnya, untuk audit siklus penggajian personalia sama dengan audit lainnya. Yaitu hal yang pertama dilakukan adalah memahami proses fungsi bisnis. Kemudian, memahami kelas transaksi, yaitu proses pengkajian akun-akun terutama akun kas yang menyangkut pembayaran karyawan. Kemudian akun beban gaji, baik gaji pokok, tunjangan maupun bonus sebagai hak karyawan atas kinerja mereka. Dengan itu, akun beban masuk ke siklus penggajian dan personalia ini.
Adapun perbedaan siklus audit penggajian dan personalia dengan siklus audit lainnya yaitu :
● Terdapat hanya ada satu siklus
● Proses lebih signifikan
● Pengendalian internal kepada gaji yang sudah benar. Baik perusahaan besar maupun perusahaan kecil
Akun dan Transaksi dalam Audit Penggajian dan Personalia
Tujuan dari audit penggajian yaitu untuk mengevaluasi kondisi saldo akun yang dipengaruhi pada proses tersebut apakah sudah sesuai dengan prinsip dasar akuntansi atau tidak. Akun T yang berfungsi untuk menggambarkan kondisi akuntansi yang terbagi ke akun penggajian dan peronalia. Akun pada bebang aji dan upah diperoleh pada akhir periode. Beban gaji tersebut akan dicatat Ketika tenaga kerja sudah dibayar. Upah untuk tenaga kerja dicatat dengan jurnal penyesuaian yaitu pada akhir periode.
Fungsi Bisnis dan Dokumen
1. Sumber Daya manusia. Dokumen yang dibutuhakan yaitu dokumen SDM, formular otorisasi pengurangan serta formular otorisasi pembayaran.
2. Penginputan waktu dan dokumen penggajian. Yang dibutukan yaitu file induk, tiket waktu pekerja, transaksi payroll dan daftar payroll.
3. Pembayaran. Yang dibutuhkan adalah cek, dan rekonsiliasi bank payroll
4. Menyusun SPT Pajak
Adapun dokumen-dokumen pendukung yang membantu proses audit penggajian seperti kapan mulai bekerja, analisis kinerja karyawan, pengurangan, dan tanggal berhenti kerja. Dokumen-dokumen tersebut dibutuhkan saat audit penggajian dan personalia.
Oleh: Camelia Putri
Fakultas Ekonomi Bisnis / Universitas Muhammadiyah Malang

Tinggalkan Balasan