PANGKEP, JURNALNEWS.CO.ID — Duka menyelimuti jajaran Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Sebanyak tiga personel gugur setelah armada Damkar yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan saat menuju lokasi kebakaran lahan.

Kecelakaan terjadi di Jalan Poros Pangkep-Barru, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Labakkang, Pangkep, Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 14.40 Wita.

Armada tersebut membawa tujuh personel yang tengah menjalankan tugas menuju lokasi kebakaran. Berdasarkan keterangan polisi, kendaraan kemudian kehilangan kendali hingga terguling.

Dua personel sebelumnya dinyatakan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Mereka adalah Intje Irwan Nurdin, yang bertugas sebagai Komandan Peleton (Danton) Damkar, dan Rusman Hadi.

Sementara itu, lima personel lainnya mengalami luka-luka dan mendapatkan penanganan medis. Dua korban sempat dirujuk ke RS Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Korban Bertambah Menjadi Tiga

Perkembangan terbaru terjadi pada Rabu (30/9/2026) pagi. Salah seorang korban luka, Jamaluddin alias Udin, meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Jamaluddin dilaporkan mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 06.10 Wita. Kabar tersebut dibenarkan Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pangkep, Hapiluddin.

Total personel Damkar Pangkep yang gugur dalam kecelakaan tersebut menjadi tiga orang.

Jenazah Jamaluddin kemudian dibawa dari Makassar menuju Pangkep. Rekan-rekan sesama personel Damkar memberikan penghormatan terakhir ketika ambulans yang membawa jenazah melintas di depan Mako Damkar Pangkep.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan jajaran Damkar Pangkep, terutama karena kecelakaan terjadi ketika para personel tengah menjalankan tugas untuk menuju lokasi kebakaran.