PANGKEP, JURNALNEWS.CO.ID — Memasuki usia ke-26 tahun, Keluarga Istri Karyawan Semen Tonasa (KIKST) meneguhkan kembali perannya sebagai wadah yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga mendorong perempuan untuk terus bertumbuh, berkarya, dan memberikan kontribusi nyata bagi keluarga besar PT Semen Tonasa serta masyarakat.

Semangat tersebut menjadi bagian utama dalam peringatan HUT ke-26 KIKST yang digelar Selasa (15/9). Mengusung nilai “Anggun dalam Sikap, Tangguh dalam Aksi”, KIKST berkomitmen menjaga kebersamaan dan keharmonisan organisasi sekaligus mendorong lahirnya kegiatan yang memberikan manfaat lebih luas.

Peringatan tahun ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk merefleksikan perjalanan organisasi selama 26 tahun sekaligus memperkuat semangat anggota agar mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan dan terus menghasilkan karya positif.

Puncak HUT ke-26 KIKST juga menghadirkan Rijal Jamal, content creator, trainer, sekaligus konsultan, sebagai keynote speaker. Kehadirannya memberikan perspektif dan motivasi bagi anggota KIKST untuk mengembangkan potensi diri, menghadapi perubahan, serta menciptakan karya yang memiliki nilai dan dampak positif.

Ketua Panitia Puncak HUT ke-26 KIKST, Suharti Amran, mengatakan peringatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan dan kekompakan seluruh anggota.

“Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kebersamaan dan kekompakan adalah kunci untuk terus maju. Semoga HUT KIKST kali ini semakin mempererat silaturahmi dan semangat kita untuk berkontribusi lebih baik ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Pembina KIKST, Darwati Anis, menilai perjalanan organisasi selama 26 tahun tidak terlepas dari semangat gotong royong yang terus dipelihara oleh para anggotanya.

“Hari ini kita tidak sekadar merayakan usia KIKST, tetapi juga merayakan semangat gotong royong yang telah menjadi napas organisasi ini. Di usia yang semakin matang, saya berharap KIKST terus menjadi wadah yang produktif, inovatif, dan bermanfaat bagi anggota maupun masyarakat luas,” tuturnya.

Darwati juga mengajak anggota menjadikan peringatan HUT sebagai kesempatan untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan setiap kegiatan.

“Tantangan ke depan tidak ringan, tetapi dengan kebersamaan, insyaallah semua bisa kita lalui. Teruslah meneladani nilai-nilai kejujuran, amanah, dan tanggung jawab dalam setiap aktivitas kita,” lanjutnya.

Pesan serupa disampaikan Penasehat KIKST, Anis. Ia memberikan apresiasi terhadap semangat para anggota yang dinilai tetap terjaga hingga organisasi memasuki usia ke-26 tahun.

“Peringatan HUT KIKST ini adalah bukti bahwa organisasi kita hidup dan terus berkembang. Saya melihat semangat yang luar biasa dari seluruh anggota. Ini yang harus kita jaga,” ungkapnya.

Menurut Anis, kegiatan KIKST sebaiknya tidak berhenti sebagai aktivitas internal organisasi. Setiap kegiatan diharapkan dapat menjadi ruang bagi anggota untuk belajar, berbagi pengalaman, sekaligus menebarkan manfaat.

“Jadikan setiap kegiatan KIKST sebagai ladang amal dan pembelajaran. Terapkan nilai-nilai kepemimpinan Rasulullah SAW yang amanah, jujur, dan peduli dalam setiap langkah kita, baik di dalam organisasi maupun di tempat kerja. Jika kita konsisten, insyaallah keberkahan akan menyertai,” pesannya.

Memasuki fase baru setelah 26 tahun perjalanan, Anis berharap KIKST semakin mampu memperkuat peran dan memberikan dampak positif yang lebih luas.

“Semoga di usia yang baru ini, KIKST semakin solid, semakin berdaya, dan semakin memberi dampak positif. Mari kita lanjutkan estafet kebaikan ini untuk generasi berikutnya,” pungkasnya.

Peringatan HUT ke-26 KIKST menjadi refleksi atas perjalanan organisasi sekaligus titik awal untuk melangkah dengan semangat baru. Kebersamaan, kepedulian, dan kontribusi nyata diharapkan tetap menjadi fondasi KIKST dalam menjaga keharmonisan keluarga besar Semen Tonasa.