Oleh: Mahasiswa Program Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Malang 2025
JURNALNEWS.CO.ID – Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang adalah sebuah inisiatif yang bertujuan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pada tahun 2025, Gelombang 1 PMM Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kelompok 110 mengadakan program di Dusun Turi, Desa Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Kegiatan ini berlangsung selama satu bulan dengan fokus utama pada penguatan keberlanjutan UMKM di desa melalui edukasi mengenai pencatatan keuangan yang sederhana serta pengoptimalan penjualan secara digital. Program ini diharapkan memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat Desa Kucur, sekaligus menjadi sarana praktikum bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari selama perkuliahan di Universitas Muhammadiyah Malang.
Peran UMKM dalam Ekonomi Desa
UMKM memiliki peran yang sangat vital dalam menggerakkan ekonomi desa. Namun, banyak pengusaha UMKM yang masih menghadapi kesulitan dalam hal pengelolaan keuangan usaha dan pemahaman bisnis secara menyeluruh. Sebagian besar pelaku usaha belum memiliki sistem pencatatan keuangan yang memadai, yang menghambat pengambilan keputusan dan akses mereka ke pendanaan resmi, seperti pinjaman bank atau bantuan pemerintah.
Untuk mengatasi masalah tersebut, mahasiswa PMM Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) hadir untuk memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM melalui dua program unggulan: penyusunan laporan keuangan yang sederhana dan pemanfaatan platform digital untuk penjualan melalui marketplace.
Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana
Salah satu tantangan besar bagi UMKM di desa adalah kurangnya sistematika dalam pencatatan keuangan. Banyak pelaku usaha yang mencampuradukkan keuangan pribadi dan usaha, sehingga tidak dapat mengetahui secara pasti kondisi keuangan usaha mereka. Untuk mengatasi hal ini, kami memberikan pelatihan dan bimbingan dalam menyusun laporan keuangan yang sederhana, yang mencakup pencatatan pemasukan dan pengeluaran menggunakan buku kas atau aplikasi seperti Excel dan aplikasi akuntansi berbasis mobile. Selain itu, kami juga membantu UMKM memahami cara menghitung laba rugi dan pentingnya perencanaan anggaran agar mereka dapat mengalokasikan dana lebih efisien.
Dengan penerapan pencatatan keuangan yang lebih baik, diharapkan UMKM Desa Kucur dapat menjalankan bisnis dengan lebih profesional, membuat keputusan yang lebih tepat, dan memperbesar peluang mendapatkan pendanaan untuk pengembangan usaha mereka.
Pemanfaatan Penjualan Digital melalui Marketplace
Di era digital ini, marketplace seperti Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak memberi peluang besar bagi UMKM untuk memperluas pasar. Namun, banyak pelaku usaha di desa yang belum tahu bagaimana cara menggunakan platform-platform ini dengan maksimal. Oleh karena itu, kami memberikan pelatihan mengenai pembuatan dan pengelolaan akun toko online di Shopee, termasuk cara mendaftar, mengatur profil toko, serta mengunggah produk dengan deskripsi dan foto yang menarik. Kami juga memberikan tips pemasaran digital seperti penggunaan kata kunci yang efektif, pemanfaatan fitur promosi, dan pentingnya interaksi dengan pelanggan. Selain itu, kami mengajarkan manajemen stok dan pengiriman agar UMKM dapat mengelola produk dengan lebih efisien.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan UMKM di Desa Kucur dapat lebih siap menghadapi perubahan teknologi, meningkatkan daya saing, dan memperoleh keuntungan yang lebih besar dari penjualan digital.

Tinggalkan Balasan