JURNALNEWS.CO.ID – Aksi pembegalan bersenjata tajam yang terjadi di Jalan Halmahera Raya, Kota Semarang, akhirnya terungkap. Polisi memastikan, motif di balik kejahatan tersebut dipicu keinginan pelaku untuk mendapatkan uang guna membeli minuman keras.
Kapolrestabes Semarang, Brigjen Pol. M. Syahduddi, mengungkapkan dua pelaku yang telah diamankan masing-masing berinisial RIF alias Dito dan DBS alias Weng. Dalam peranannya, RIF bertindak sebagai eksekutor yang melakukan kekerasan, sementara DBS menjadi joki yang mengendarai sepeda motor.
Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku diketahui telah lebih dulu mengonsumsi minuman keras jenis congyang sebelum melancarkan aksinya. Bahkan, sejak dini hari mereka sudah dalam kondisi mabuk berat.
“Sekitar pukul 02.00 WIB, keduanya telah menghabiskan tiga botol congyang. Pada pukul 05.30 WIB, minuman tersebut sudah habis, sehingga muncul niat untuk mencari uang membeli miras lagi,” ujar Syahduddi, Rabu (8/4/2026).
Dalam kondisi tidak sadar penuh akibat pengaruh alkohol, kedua pelaku kemudian berkeliling mencari sasaran secara acak di jalanan. Saat melintas di kawasan Jalan Halmahera Raya, mereka melihat seorang korban yang tengah menunggu temannya untuk berangkat ke gereja.
Tanpa pikir panjang, pelaku langsung menghampiri korban dan melakukan perampasan. Dalam aksi tersebut, korban kehilangan uang tunai sebesar Rp100 ribu.
Syahduddi menegaskan, sasaran utama pelaku bukanlah kendaraan bermotor, melainkan barang berharga milik korban yang bisa dengan cepat diuangkan.
“Motifnya jelas, yaitu untuk mengambil barang milik korban guna membeli minuman keras,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan