JURNALNEWS.CO.ID — Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 membenarkan insiden penembakan terhadap pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR yang terjadi di wilayah Papua, Rabu (11/2/2026). Aksi tersebut diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Kasatgas Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Faizal Ramdani, mengonfirmasi adanya korban jiwa dalam peristiwa itu. Dua orang yang dilaporkan meninggal dunia merupakan pilot pesawat tersebut, yakni Capt. Egon dan Capt. Baskoro.
“Iya betul. Informasi awal seperti itu, korbannya pilot,” ujar Brigjen Pol. Faizal saat dikonfirmasi, Rabu.
Ia menjelaskan, aparat keamanan saat ini masih melakukan penyelidikan guna memastikan kelompok bersenjata yang bertanggung jawab atas penembakan tersebut, termasuk mengidentifikasi pimpinan kelompok yang terlibat. Karena proses investigasi masih berlangsung, kronologi lengkap kejadian belum dapat dipaparkan secara rinci.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pesawat Smart Air tersebut melayani penerbangan rute Tanah Merah menuju Danowage/Koroway Batu. Pesawat dilaporkan lepas landas pada pukul 10.38 WIT.
Saat mendarat di Bandara Koroway Batu, insiden penembakan terjadi dan mengenai pilot. Para penumpang yang berada di dalam pesawat dilaporkan menyelamatkan diri dengan bersembunyi ke arah hutan sekitar bandara.
Hingga kini, aparat gabungan masih melakukan pengamanan di lokasi kejadian serta pendalaman untuk mengungkap pelaku penembakan.

Tinggalkan Balasan