MAKASSAR, JURNALNEWS.CO.ID — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengajak aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Makassar untuk terus menjaga semangat kebangsaan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Pesan tersebut disampaikan Munafri saat memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (1/10/2026).
Upacara dihadiri Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Makassar Andi Zulkifly Nanda, serta jajaran Pemkot Makassar. Sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat dan lurah turut mengikuti rangkaian upacara tersebut.
Bagi Pemkot Makassar, peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi kesempatan untuk kembali mengingat perjalanan sejarah bangsa sekaligus mengenang para Pahlawan Revolusi yang gugur dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965.
Munafri menekankan bahwa peringatan tersebut tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, kata dia, perlu menjadi pedoman bagi aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui peringatan hari Kesaktian Pancasila ini, kita harapkan terus menjaga semangat kebangsaan dan menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam menjalankan tugas pemerintahan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat,” singkat Appi.
Menurutnya, semangat persatuan, gotong royong, keadilan dan kebersamaan memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Nilai-nilai tersebut juga dinilai relevan dalam pelaksanaan pemerintahan, khususnya dalam membangun pelayanan publik yang mengutamakan kepentingan masyarakat.
Dalam upacara yang sama, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham membacakan naskah ikrar Hari Kesaktian Pancasila.
Ikrar tersebut mengingatkan perjalanan Indonesia sejak Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945 yang tidak lepas dari berbagai ancaman dan rongrongan terhadap keutuhan NKRI, baik yang datang dari dalam maupun luar negeri.
Dalam ikrar juga disebutkan bahwa berbagai ancaman terhadap negara dapat muncul ketika kewaspadaan terhadap upaya yang ingin menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara mengalami kelemahan.
Karena itu, kebersamaan yang berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila ditegaskan sebagai salah satu kekuatan untuk memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” demikian bagian ikrar yang dibacakan Wakil Wali Kota dalam upacara tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan