MAKASSAR, JURNALNEWS.CO.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau yang masih berlangsung. Selain ancaman kebakaran, kondisi cuaca kering juga berpotensi memengaruhi ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah.

Imbauan itu disampaikan Munafri saat menghadiri kegiatan warga RW 001, Kelurahan Kassi-Kassi, Kecamatan Rappocini, Selasa (25/8/2026) malam. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Di hadapan warga, Munafri lebih dulu mengapresiasi semangat kebersamaan masyarakat yang tetap terjaga dalam memeriahkan momentum kemerdekaan.

Namun, ia mengingatkan agar suasana perayaan tidak membuat masyarakat mengabaikan kondisi lingkungan. Menurutnya, musim kemarau yang berlangsung cukup panjang perlu diantisipasi karena dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Munafri meminta warga lebih berhati-hati dalam berbagai aktivitas yang berpotensi memicu api, mulai dari penggunaan kompor hingga memastikan puntung rokok dan instalasi listrik tidak menjadi sumber kebakaran.

“Lebih baik kita mencegah daripada mengobati. Di musim kemarau seperti sekarang, api bisa dengan cepat menjalar. Karena itu mari kita sama-sama menjaga rumah dan lingkungan kita,” tuturnya.

Selain persoalan lingkungan, Munafri meminta jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan ikut memperhatikan kondisi kesehatan masyarakat. Ia mendorong agar pemeriksaan kesehatan bagi warga terus dilakukan sebagai bagian dari langkah pencegahan.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Makassar memastikan upaya pemenuhan kebutuhan air bersih tetap menjadi perhatian selama musim kemarau. Pemerintah mengoptimalkan sumber daya yang tersedia untuk merespons kebutuhan masyarakat di wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan air.

Munafri pun meminta camat dan lurah aktif menerima serta menindaklanjuti laporan warga yang membutuhkan distribusi air bersih.

“Pak Camat dan Pak Lurah harus terus menerima dan merespons laporan masyarakat. Pemerintah Kota Makassar melalui seluruh perangkat terkait, baik PDAM, Dinas PU maupun BPBD, terus berupaya memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepada masyarakat,” pungkasnya.

Pemerintah Kota Makassar berharap kewaspadaan masyarakat dan respons cepat jajaran pemerintah dapat meminimalkan dampak musim kemarau, khususnya risiko kebakaran serta persoalan ketersediaan air bersih di tingkat permukiman. (*)