JURNALNEWS.CO.ID – Analisis Penggajian Di New Book Store (NBS) Universitas Muhammadiyah Malang Penggajian merupakan sistem perusahaan atau organisasi untuk memberikan gaji kepada karyawannya.
Pada umumnya perusahaan memberikan gaji karyawan setiap bulan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gaji dimaknai sebagai upah kerja yang dibayar dalam waktu yang tetap, sebagai balas jasa yang diterima pekerja dalam bentuk uang berdasarkan waktu tertentu.
Gaji merupakan biaya periodik yang diberikan perusahaan kepada karyawan sebagai balas jasa atas pekerjaan yang telah dilakukan. Berbeda halnya dengan upah, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KKBI) upah diartikan sebagai uang dan sebagainya yang dibayarkan sebagai pembalas jasa atau sebagai pembayar tenaga yang sudah dikeluarkan untuk mengerjakan sesuatu.
Dapat diambil contoh yaitu, New Book Store (NBS) merupakan toko buku yang dimiliki oleh Universitas Muhammadiyah Malang secara keseluruhan. Toko buku ini berlokasi di Jalan Raya Sengkaling No.01, Jetis, Mulyoagung, Kec. Dau, Kab. Malang, Jawa Timur. Toko buku yang dibuka kembali pada tanggal 20 juni 2022 ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kampus dan menjual buku dengan kualitas terbaik.
Toko buku ini sempat tutup pada tahun 2017 karena beberapa hal. Kemudian dibuka kembali dengan nama yang baru yaitu New Book Store (NBS) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Walaupun toko buku ini baru dibuka tetapi tidak menutup kemungkinan toko tersebut dapat bersaing dengan toko-toko buku yang lain. Toko buku ini hadir kembali dengan strategi, sistem dan pengelolaan yang baru.
Dalam siklus penggajian di New Book Store (NBS) sendiri langsung berasal dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Setiap pendapatan dari New Book Store (NBS) setiap harinya disetor langsung ke Universitas Muhammadiyah Malang. Sehingga, pengeluaran gaji karyawan juga berasal dari sana. Tetapi struktur organisasi yang ada di New Book Store (NBS) juga lengkap dan terstruktur dengan baik sesuai dengan jobdesk masing-masing.
Di dalam sebuah organisasi bisnis dibutuhkan sebuah sistem pengendalian internal yang bertujuan untuk menghindari penyelewengan atau penyimpangan yang kemungkinan akan terjadi.
Sistem Pengendalian Internal (SPI) di New Book Store (NBS) pada siklus penggajian sudah dapat dikatakan sangat baik dan terorganisasi.
Hal tersebut dapat dibuktikan dengan adanya struktur organisasi, standar penetapan sumber daya manusia, penginputan data menggunakan komputerisasi, mengadopsi prinsip-prinsip akuntansi, otorisasi transaksi, pemisahan fungsi, bukti transaksi, dan informasi tepat waktu.
1. Adanya struktur organisasi. Struktur organisasi di New Book Store (NBS) dibagi menjadi dua, yaitu struktur organisasi corporate dan struktur organisasi toko. Struktur organisasi corporate merupakan struktur inti operasional New Book Store (NBS). Struktur organisasi corporate terdiri dari direktur utama, wakil direktur, konsultan, accounting, direktur operasional, dan direktur strategi. Struktur organisasi toko merupakan struktur operasional dari toko itu sendiri. Struktur toko terdiri dari kepala toko, wakil kepala toko, bagian purchasing, administrasi, kasir, dan security.
2. Standar penetapan sumber daya manusia. Di New Book Store (NBS) memiliki standar penetapan sumber daya manusia dengan adanya minimal telah memiliki pengalaman pekerjaan selama 5 tahun. Dengan adanya penetapan tersebut dapat meningkatkan kualitas operasional.
3. Penginputan data menggunakan komputerisasi. Seluruh transaksi dan kegiatan kebanyakan telah menggunakan komputerisasi. Setiap ada transaksi jual beli, penelusuran buku, dan pembayaran telah menggunakan teknologi. Sehingga dapat memudahkan dalam pertukaran data.
4. Mengadopsi prinsip-prinsip akuntansi. Dengan adanya bagian accounting di New Book Store (NBS) tentu sudah mengadopsi prinsip-prinsip akuntansi dan telah membuat laporan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
5. Otorisasi transaksi. Di New Book Store (NBS) telah menerapkan sebuah sistem dimana jika ada transaksi jual beli beberapa pihak terkait dapat mengeceknya. Sehingga seluruh transaksi terkait dapat terdeteksi.
6. Pemisahan fungsi. Di New Book Store (NBS) memiliki pemisahan fungsi dibuktikan dengan adanya struktur organisasi yang telah memiliki jobdesk masing-masing. Hal ini membuat kegiatan operasional berjalan dengan lancar.
7. Bukti transaksi. Seperti yang sebelumnya dengan adanya bagian accounting maka bukti transaksi dikumpulkan untuk menjadi bahan sebagai laporan keuangan.
8. Informasi tepat waktu. Di New Book Store (NBS) menerapkan sistem transparansi kepada beberapa pihak yang berkepentingan. Sehingga transaksi yang dilakukan akan langsung otomatis terdeteksi. New Book Store (NBS) juga selalu melaporkan pendapatannya setiap hari.
Dari beberapa bukti sistem pengendalian internal tersebut dapat disimpulkan bahwa New Book Store (NBS) memiliki SPI yang baik. Walaupun New Book Store (NBS) baru saja buka pada tahun ini.
Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk memiliki strategi dan pengorganisasian yang baik. Dimana sebuah organisasi atau perusahaan memiliki pengorganisasian yang baik maka organisasi atau perusahaan tersebut bisa berkembang dan maju dengan pesat karena adanya kerjasama yang baik.
Oleh: Jesica Putri Ayu Sabrina Indrianingsih (NIM: 202010170311244)
Fakultas/Prodi: Fakultas Ekonomi dan Bisnis/Akuntansi / Universitas Muhammadiyah Malang
Daftar Pustaka:
https://kbbi.web.id/gaji
https://kbbi.web.id/upah

Tinggalkan Balasan