Pangkep, JURNALNEWS.CO.ID — Seorang buruh bangunan bernama Sahrul, warga Desa Parang-Parang, Kelurahan Bowong Cindea, Kecamatan Bungoro tersengat listrik saat bekerja di atap bangunan SPPG 02 Bungoro, Senin (29/12/2025) sekitar pukul 10.30 WITA.

Kasat Reskrim Polres Pangkep Muhammad Saleh menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi di sebuah bangunan MBG yang berada di jalan poros Biringkassi, Kecamatan Bungoro.

“Korban bekerja bersama dua orang rekannya. Masing-masing memiliki tugas berbeda, satu mengaduk campuran semen di bawah, satu menarik campuran ke atas, dan satu lagi menarik campuran di atas bangunan,” ujar Muhammad Saleh.

Menurutnya, saat kejadian korban menarik campuran bangunan ke atas atap. Namun tanpa disadari, korban menyentuh kabel listrik jaringan tenaga menengah yang melintang tepat di atas bangunan.

“Kabel tersebut berada sangat dekat dengan atap bangunan, jaraknya kurang lebih hanya sekitar 1,5 meter. Saat menarik campuran, korban menyentuh kabel dan tersengat listrik,” jelasnya.

Kasat Reskrim menambahkan, lokasi pekerjaan tersebut memang memiliki risiko tinggi karena berdekatan langsung dengan jaringan listrik bertegangan tinggi.

“Sebelumnya pihak PLN juga sudah mengingatkan bahwa pekerjaan di lokasi tersebut harus menggunakan alat keselamatan kerja karena jarak kabel listrik sangat dekat dengan bangunan,” katanya.

Saat ini, Satreskrim Polres Pangkep masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan kelalaian pihak pemberi kerja dalam penerapan standar keselamatan kerja.

Dari pantauan jurnalnews.co.id, Akibat sengatan tersebut, korban mengalami luka fatal mengakibatkan tubuh mengalami luka bakar akibat sengatan listrik.