BONTANG, JURNALNEWS.CO.ID — Zebra cross di depan SD 002 Bontang Utara, kawasan Rudal, yang semestinya menjadi jalur aman bagi siswa untuk menyeberang justru masih kerap digunakan sepeda motor saat aktivitas antar-jemput sekolah.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah pengendara, termasuk orang tua siswa, melintasi zebra cross menggunakan sepeda motor. Aktivitas itu terlihat saat mengantar anak pada pagi hari hingga ketika menjemput pada siang dan sore hari.
Penggunaan jalur penyeberangan oleh kendaraan bermotor menjadi perhatian karena lokasi tersebut berada tepat di lingkungan sekolah yang setiap hari dipenuhi aktivitas siswa dan kendaraan.
Kondisi itu juga menyoroti konsistensi pengawasan pada jam sibuk sekolah. Penjagaan petugas kepolisian disebut berlangsung pada pagi hari, sementara pada sore hari tidak terdapat anggota yang berjaga.
Kasat Lantas Polres Bontang AKP Purwo Asmadi membenarkan kondisi tersebut. Ia menegaskan bahwa zebra cross diperuntukkan bagi pejalan kaki.
“Marka penyeberangan hanya untuk pejalan kaki. Terima kasih infonya. Kalau pagi ada anggota, sore memang tidak ada,” ujar Purwo saat dikonfirmasi, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, keberadaan zebra cross di kawasan sekolah memiliki fungsi penting untuk membantu siswa menyeberang dengan lebih aman. Karena itu, jalur tersebut seharusnya tidak digunakan sebagai akses kendaraan bermotor.
Penggunaan zebra cross oleh sepeda motor berpotensi mengganggu pejalan kaki, khususnya siswa yang hendak menyeberang di tengah padatnya aktivitas kendaraan pada jam masuk maupun pulang sekolah.
Orang tua siswa pun diharapkan turut menjaga ketertiban dengan tidak membawa sepeda motor melewati jalur penyeberangan. Kesadaran pengguna jalan menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman bagi anak-anak.
Di sisi lain, pengawasan pada jam pulang sekolah juga diharapkan dapat diperkuat, mengingat aktivitas kendaraan masih cukup tinggi pada siang hingga sore hari.
Zebra cross bukan sekadar marka di permukaan jalan. Di depan sekolah, fasilitas tersebut merupakan bagian dari ruang keselamatan bagi siswa yang setiap hari harus menyeberang di tengah lalu lintas.
(Iw)

Tinggalkan Balasan