JURNALNEWS.CO.ID – Jenazah Juliani, warga Desa Nanga Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang sebelumnya terseret banjir bandang dan ditemukan di perairan Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya tiba di kampung halamannya pada Jumat (7/2/2025).
Kapolsek Wera, Iptu Iksan, menjelaskan bahwa jenazah diberangkatkan dari Labuan Bajo menggunakan speed boat pada pukul 06.00 WITA dan tiba di Bima sekitar pukul 08.00 WITA. Kedatangan jenazah disambut haru oleh keluarga serta warga setempat yang telah menunggu sejak pagi.
“Jasad Juliani langsung dibawa ke rumah duka di Desa Nanga Wera untuk segera dimakamkan,” ujar Iptu Iksan.
Juliani menjadi salah satu korban banjir bandang yang melanda Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, pada Minggu (2/2/2025). Bencana ini menyebabkan beberapa warga terseret arus deras, dan hingga kini empat orang lainnya masih dalam proses pencarian.
Selain mengawal pemulangan jenazah, Kapolsek Wera menegaskan bahwa tim SAR gabungan dari Polri, TNI, BPBD, dan instansi terkait lainnya masih terus berupaya mencari korban yang belum ditemukan.
“Pencarian masih berlangsung untuk memberikan kepastian bagi keluarga yang menanti kabar,” kata Iptu Iksan.
Banjir bandang yang melanda Bima beberapa hari lalu mengakibatkan kerusakan parah di sejumlah wilayah, merendam permukiman warga, serta menelan korban jiwa dan orang hilang. Petugas gabungan terus berkoordinasi dalam penanganan dampak bencana serta penyaluran bantuan bagi warga terdampak.

Tinggalkan Balasan