PANGKEP, JURNALNEWS.CO.ID — Kelangkaan tabung gas LPG 3 kilogram (kg) mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Kondisi tersebut membuat masyarakat, terutama ibu rumah tangga, harus berkeliling mencari tabung gas untuk memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari.

Selain sulit ditemukan, harga LPG 3 kg yang tersedia di tingkat pengecer juga bervariasi. Warga mengaku menemukan harga mulai dari Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per tabung, jauh di atas harga yang biasanya mereka dapatkan.

Sejumlah warga bahkan harus mendatangi beberapa tempat penjualan karena stok gas bersubsidi tersebut terbatas.

Seorang ibu rumah tangga yang ditemui saat berkeliling mencari LPG 3 kg mengaku kesulitan mendapatkan tabung gas. Ia mengatakan, beberapa penjual yang didatangi tidak memiliki satu tabung tersisa.

Ada penjual stokya cuma 1 namun harga tidak wajar, katanya, Rabu (9/9)

“Sisa satu sebenarnya tidak kujual, tapi kalau mauki ambil harga Rp25 ribu,” ujar seorang ibu tersebut saat mencari tabung gas, Rabu (9/9/2026).

Kondisi itu membuat warga harus mengeluarkan biaya lebih besar agar kebutuhan memasak tetap terpenuhi.

Bagi rumah tangga yang sehari-hari mengandalkan LPG 3 kg, keberadaan gas menjadi kebutuhan penting yang tidak bisa ditunda.

Kelangkaan LPG 3 kg tersebut segera mendapat perhatian dari pemerintah dan pihak terkait. Mereka meminta distribusi gas bersubsidi kembali normal sehingga masyarakat dapat memperoleh LPG dengan harga yang wajar.

Warga berharap ada pengawasan terhadap distribusi LPG 3 kg agar pasokan sampai ke masyarakat dan tidak menimbulkan keresahan akibat keterbatasan stok maupun perbedaan harga yang cukup tinggi di lapangan.