Pangkep, JURNALNEWS.CO.ID– Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Poros Biringkassi, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Rabu (4/2/2026) pagi. Insiden tragis ini melibatkan tiga pelajar dan menyebabkan satu korban meninggal dunia.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pangkep, Ipda Fadhlan Habib, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.45 WITA antara sepeda motor Yamaha Vino dan Yamaha Mio.

Kronologis Kejadian

“Yamaha Vino dengan nomor polisi DD 2930 WT yang dikendarai seorang pelajar laki-laki berinisial M (16) bergerak dari arah timur ke barat. Diduga melaju dengan kecepatan tinggi sehingga mengambil jalur ke kanan dan menabrak Yamaha Mio DD 5884 EB,” kata Ipda Fadhlan.

Lanjut Fadhlan, Yamaha Mio tersebut dikendarai oleh pelajar perempuan berinisial KA (17) yang membonceng rekannya N (17). Ketiganya diketahui sedang dalam perjalanan menuju sekolah masing-masing. Korban KA dan N bersekolah di SMA Negeri 3 Bungoro, sementara pengendara Yamaha Vino bersekolah di SMK Negeri 2 Bungoro.

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Yamaha Mio, KA, dinyatakan meninggal dunia. Sementara dua korban lainnya mengalami luka-luka dan patah kaki hingga saat ini menjalani perawatan intensif di RS Batara Siang Pangkep.

“Total korban ada tiga orang. Satu meninggal dunia dan dua lainnya masih dirawat karena mengalami luka-luka,” jelasnya.

Ipda Fadhlan menambahkan, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.

“Penanganan kasus ini masih kami dalami. Kami juga terus mengimbau kepada para pelajar dan orang tua agar selalu mengingatkan pentingnya keselamatan dan disiplin dalam berlalu lintas,” tegasnya.

Menurutnya, faktor kelalaian dan ketidakdisiplinan dalam berkendara masih menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan anak di bawah umur.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Patuhi aturan lalu lintas agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tutup Ipda Fadhlan. (rol)