JURNALNEWS.CO.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika skala besar yang terhubung dengan kelompok Aceh. Dari pengungkapan tersebut, aparat menyita total 360 kilogram narkotika yang terdiri dari sabu dan ganja.
Pelaksana Tugas Deputi Pemberantasan BNN, Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan, mengungkapkan bahwa barang bukti tersebut berasal dari dua pengungkapan kasus berbeda di wilayah Aceh Timur dan Sumatera Utara. Rinciannya, sebanyak 160 kilogram sabu dan 200 kilogram ganja berhasil diamankan dari tangan para pelaku.
Kasus pertama terungkap di Jalan Lintas Sumatera Medan–Banda Aceh pada Sabtu (24/2/2026). Dalam operasi tersebut, petugas menangkap seorang pria berinisial MAZ yang kedapatan membawa lima karung plastik kuning berisi 100 bungkus sabu seberat sekitar 100 kilogram menggunakan kendaraan roda empat.
“Pelaku mengaku hanya sebagai kurir dan diperintah oleh seseorang berinisial IB yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” kata Roy Hardi dalam keterangan pers, Kamis (5/2/2026).
Dari pengembangan kasus tersebut, tim gabungan BNN, Polda Aceh, dan Bea Cukai kembali mengamankan 60 kilogram sabu dari seorang pria berinisial B di wilayah Peureulak Timur, Aceh Timur. Jaringan ini diduga memiliki keterkaitan dengan pemasok narkotika dari Malaysia serta kemungkinan terhubung dengan produsen narkoba di kawasan Golden Triangle yang meliputi Thailand, Myanmar, dan Laos.
Sementara itu, dalam kasus peredaran ganja, petugas menangkap tiga pria berinisial DJS, YH, dan AS di Jalan Lintas Dusun I Halaban, Desa Bukit Selamat, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Ketiganya ditangkap saat membawa dua mobil yang mengangkut delapan karung berisi 148 paket ganja berlakban cokelat dengan total berat mencapai 200 kilogram.
Selain barang bukti narkotika, aparat juga menyita dua unit mobil serta tiga unit telepon genggam milik para tersangka. Saat ini, BNN bersama BNN Provinsi Sumatera Utara masih melakukan pendalaman guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan