JURNALNEWS.CO.ID – Seorang pria berinisial MR ditemukan meninggal dunia di depan rumah kontrakan di kawasan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, pada Selasa (3/12/2024).

Peristiwa ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi, yang menyatakan bahwa kasus tersebut sedang ditangani oleh Polres Metro Jakarta Selatan.

Menurut Ade Ary, kronologi kejadian bermula pada Senin ketika seorang saksi berinisial AS meminta MR untuk membeli telur. Namun, MR tidak kembali. AS kemudian menerima informasi melalui grup obrolan bahwa MR terlihat di Stasiun Bekasi.

AS bersama saksi lain, MF, mendatangi lokasi tersebut dan menemukan MR. Ketika bertemu, MR berusaha melarikan diri, sehingga AS meneriaki MR sebagai “maling motor”.

Teriakan tersebut memicu reaksi ojek online di sekitar lokasi, yang kemudian menangkap dan mengeroyok MR.

Setelah insiden tersebut, AS dan MF membawa MR kembali ke kontrakan dalam kondisi luka parah dengan tangan dan kaki terikat tali rafia.

Pada Selasa dini hari, MR ditinggalkan di depan kontrakan dan ditemukan tidak sadarkan diri. Ketika AS mencoba membangunkan MR, korban sudah tidak merespons.

Dalam keterangan terpisah, Kanit Reskrim Polsek Tebet, AKP M Suwarno, menyebutkan bahwa MR adalah penjual telur gulung yang sudah bekerja selama enam bulan.

“Dia disuruh bosnya beli telur, tapi tidak kembali. Bosnya ini yang punya usaha telur gulung,” ujar Suwarno.

Saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki insiden tersebut dengan memeriksa saksi-saksi terkait. Korban telah dibawa ke RSCM untuk diautopsi guna menentukan penyebab pasti kematian.

Suwarno menegaskan bahwa pihaknya juga mendalami dugaan pemukulan yang terjadi dan memastikan seluruh fakta terkait kejadian ini.

“Penyelidikan masih berlangsung. Kami belum menerima laporan pasti terkait dugaan pencurian, fokus kami saat ini adalah menyelidiki penyebab kematian korban,” tutup Suwarno.