JURNALNEWS.CO.ID – Dalam rangka memperingati hari adat kesultanan Ternate Sabtu tgl 30 Okober 2021, di Jakarta telah terselenggara webinar oleh Dewan Keraton Nasional bertema “Peran Strategis Keraton Se-Nusantara sebagai pilar budaya dalam penguatan NKRI.

Menurut Sekjen Dewan Keraton Nasional Boki Ratu Nita yang juga istri Almarhum Raja Ternate Sultan Mudaftar Syah” Adanya webinar tersebut sebetulnya adalah untuk menyambut upacara adat kesultanan ternate khususnya di pulau Hiri yang terselenggara pada hari ini juga di Maluku Utara,”

”Saat ini menurut Boki ratu Nita di Kesultanan Ternate memang sedang terjadi keributan dalam Kesultanan Ternate setelah wafatnya Sultan Mudaftar syah beberapa tahun silam, ungkap Ungkap Boki ratu Nita, karena pewaris Kesultananan Ternate Ternate masih di bawah umur yakni masih berusia 7 tahun, maka sebagai wali dari mereka ini adalah saya, tegasnya .

” Masyarakat Kesultananan Ternate sangat menginginkan saya kembali ke Keraton Ternate dan memulihkan kesultanan yang sudah lama Vakum, ujarnya lagi.

“Untuk saat ini saya belum bisa kembali ke Kerajaan Ternate karen masih ada Polemik di dalam tubuh kesultanan. tetapi saya tegaskan bahwa sat5a tetap berpegang pada amanah Almarhum Sultan Mudaftar bahwa karena Sultan pewaris masih di bawah umur ( 7 tahun), namunmereka sudah dinobatkan sebagai raja yang ke 49, sejak mereka masih berusia bayi. teganya Ratu.

”Saya hanya bisa menyaksikan upacara adat 5 tahunan di pulau Hiri Ternate, Maluku Utara dari Jakarta hari ini.

Upacara adat ini dinamakan” Salai Jin” merupakan upacara adat untuk memohon Tuhan Yang Maha Kuasa pengobatan dari segala macam penyakit yang ada, termasuk penyakit hati,” kata Ratu Nita

Mudah-mudahan , semua yang terjadi di Kesultanan. segera selesai. segala ketulusan, keikhlasan dan kesabaran dari orang-orang masyarakat dari seluruh alam semesta yang memiliki hati tidak suka, tidak bahagia semoga diberi kesadaran penuh oleh Allah SWT., dibimbing oleh para leluhur kita.

“Supaya mereka memiliki kesadaran penuh tentang keluhuran budi seorang atau komunitas adat melalui seorang Sultan atau Raja di seluruh Nusantara,” tutur Ratu Nita Budhi Susanti yang bergelar BOKI, Permaisuri Sultan Mudaffar Syah, Sultan ke 48 dari Kesultanan Ternate.