JURNALNEWS.CO.ID – Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp335 triliun dari APBN untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepanjang 2026. Program nasional ini ditargetkan menjangkau sekitar 82 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pendanaan MBG aman dan berkelanjutan karena sepenuhnya ditopang APBN.

“Jaminannya itu APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). Tahun ini pemerintah menyiapkan untuk MBG sebesar Rp335 triliun, jadi aman,” ujar Menko Airlangga, Rabu (14/1/2026).

Airlangga menilai program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian. Skema operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan sistem pembayaran di awal dinilai memperkuat arus kas pelaksana dan mendorong tumbuhnya investasi lokal.

“Model bisnis SPPG ini luar biasa. Karena dibayar di awal, baru memproduksi, sehingga sebetulnya arus kasnya bagus,” kata Airlangga.

Ia menyebut, dari total anggaran tersebut, setiap kuartal diperkirakan hampir Rp80 triliun akan mengalir langsung ke tingkat akar rumput, sehingga memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.