Pangkep, JURNALNEWS.CO.ID – PT Semen Tonasa terus memperkuat budaya kepatuhan (compliance) di lingkungan perusahaan melalui penyelenggaraan Diklat Legal for Non Legal yang diikuti sekitar 100 karyawan dan karyawati. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung penerapan Good Corporate Governance (GCG) secara berkelanjutan.

Pelatihan dilaksanakan dalam dua gelombang pada 24–25 Juni 2026 di Pusat Pendidikan dan Pelatihan PT Semen Tonasa. General Manager of Human Capital PT Semen Tonasa, Muhammad Akhdharisa SJ, hadir sebagai narasumber utama dengan membawakan materi mengenai dasar-dasar hukum yang relevan bagi pegawai non-hukum.

Program ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap berbagai aspek legal yang berkaitan dengan aktivitas kerja sehari-hari. Materi yang diberikan meliputi kepatuhan terhadap regulasi, pengelolaan risiko hukum, penyusunan dokumen, aspek hukum dalam kontrak, etika profesi, hingga pentingnya menjaga integritas dalam setiap proses bisnis.

Dalam pemaparannya, Muhammad Akhdharisa SJ menekankan bahwa budaya sadar hukum harus menjadi tanggung jawab seluruh insan perusahaan, bukan hanya menjadi ranah fungsi legal semata.

Legal awareness harus menjadi budaya kerja. Dengan memahami aspek hukum, setiap pegawai dapat bekerja lebih profesional, meminimalkan risiko, serta mampu mengambil keputusan yang tepat dan bertanggung jawab. Kepatuhan terhadap hukum merupakan bagian penting dalam mendukung tata kelola perusahaan yang baik,” ujar Akhdharisa.

Selama pelatihan, peserta mengikuti sesi pembelajaran yang dikemas secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, dan studi kasus yang diambil dari kondisi nyata di lingkungan kerja. Pembahasan mencakup implementasi kebijakan perusahaan, potensi konflik kepentingan, pencegahan fraud, perlindungan data perusahaan, hingga pentingnya dokumentasi sebagai langkah mitigasi risiko hukum.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi tanya jawab. Berbagai persoalan terkait penerapan aspek hukum dalam pekerjaan sehari-hari menjadi bahan diskusi yang menunjukkan meningkatnya kesadaran pegawai terhadap pentingnya kepatuhan di lingkungan perusahaan.

Melalui penyelenggaraan Diklat Legal for Non Legal, PT Semen Tonasa berharap budaya sadar hukum semakin mengakar di seluruh lini organisasi. Peningkatan pemahaman hukum di kalangan karyawan diharapkan mampu memperkuat implementasi GCG, menekan potensi risiko hukum, serta mendorong terciptanya organisasi yang profesional, berintegritas, dan berkelanjutan.