Makassar, JURNALNEWS.CO.ID – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, resmi membuka Turnamen Padel Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Sulawesi Selatan yang berlangsung di Vela Padel, Makassar, Sabtu (13/6/2026).
Turnamen yang diikuti ratusan alumni pendidikan kepamongprajaan dari berbagai angkatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus membangun semangat kebersamaan di kalangan purnapraja. Peserta berasal dari alumni APDN (Akademi Pemerintahan Dalam Negeri), STPDN (Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri), dan IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) yang kini bertugas di berbagai daerah dan instansi pemerintahan.
Ketua Panitia, Muh. Dakhlan, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah memperkuat hubungan kekeluargaan antarsesama alumni.
“Kegiatan dilakukan IKAPTK untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus mendorong budaya hidup sehat melalui olahraga di kalangan keluarga besar purnapraja,” ujarnya.
Menurut Dakhlan, turnamen berlangsung selama dua hari dan diikuti sebanyak 124 peserta dari berbagai angkatan. Selain peserta dari Sulawesi Selatan, sejumlah alumni juga hadir dari luar daerah, seperti Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Utara.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dirancang sebagai sarana mempertemukan kembali para alumni yang selama ini jarang berkumpul karena kesibukan masing-masing.
“Peserta sangat antusias, bahkan bukan hanya dari Sulsel, karena ada juga peserta dari Sulawesi Tenggara dan Manado. Intinya untuk memperkuat hubungan kekeluargaan sesama alumni,” katanya.
Dakhlan mengungkapkan, peserta yang ambil bagian dalam turnamen berasal dari berbagai generasi, mulai angkatan pertama hingga angkatan ke-33. Momentum itu menjadi kesempatan berharga untuk mempertemukan para alumni lintas generasi dalam suasana yang santai dan penuh keakraban.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama penyelenggaraan turnamen bukanlah mengejar gelar juara, melainkan memperkuat ikatan persaudaraan yang telah terjalin sejak masa pendidikan.
“Kami jarang berkumpul, sehingga melalui kegiatan seperti ini kita bisa kembali bertemu dan bersilaturahmi,” ungkapnya.
Untuk memaksimalkan partisipasi peserta, panitia sengaja memilih akhir pekan sebagai waktu pelaksanaan kegiatan.
“Karena itu, kami memilih melaksanakan padel pada hari libur agar lebih banyak alumni yang bisa hadir,” sambung Kepala BPKAD Kota Makassar tersebut.
Meski panitia menyediakan hadiah bagi para pemenang, Dakhlan menegaskan bahwa penghargaan bukanlah fokus utama kegiatan.
“Hadiah itu nomor dua, yang paling penting adalah silaturahmi dan kebersamaan antaralumni,” tambahnya.
Sementara itu, kehadiran Wali Kota Makassar dalam pembukaan turnamen mendapat apresiasi dari para peserta. Dukungan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi IKAPTK Sulawesi Selatan untuk terus menghadirkan kegiatan positif yang tidak hanya mempererat hubungan antarpurnapraja, tetapi juga mendorong penerapan gaya hidup sehat melalui olahraga. (*)

Tinggalkan Balasan