BONTANG, JURNALNEWS.CO.ID — Setelah 32 tahun mengabdikan diri di institusi kepolisian, Iptu Hadi Esmoyo kini mengemban amanah baru sebagai Kapolsek Bontang Selatan. Pengalaman panjang yang ditempa sejak menjadi Bintara hingga meniti karier sebagai perwira menjadi bekal dalam memimpin wilayah tersebut.
Iptu Hadi Esmoyo bukanlah sosok baru di lingkungan Polres Bontang. Sebelum dipercaya memimpin Polsek Bontang Selatan, ia telah menjalani berbagai penugasan dan menghadapi dinamika pelayanan kepolisian di lapangan.
Selama kurang lebih dua tahun tiga bulan, sejak 2024 hingga 2026, Iptu Hadi menjabat sebagai Kapolsek Bontang Barat. Setelah menyelesaikan masa tugasnya di wilayah tersebut, ia kemudian dipercaya mengemban jabatan sebagai Kasubbagrenprogar Polres Bontang selama sekitar dua bulan.
Kini, Iptu Hadi kembali mendapat amanah untuk berada di garis depan pelayanan masyarakat melalui jabatan barunya sebagai Kapolsek Bontang Selatan.
Perjalanan kariernya di kepolisian dimulai pada 1994–1995 saat menempuh jenjang sebagai Bintara. Setelah puluhan tahun menjalani pengabdian, kariernya kemudian berlanjut ke jenjang perwira melalui Pendidikan Alih Golongan (PAG) pada 2019.
Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade tersebut, Iptu Hadi kini menghadapi tantangan baru dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Bontang Selatan.
Tugas seorang Kapolsek, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan penanganan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kehadiran aparat kepolisian juga diharapkan mampu memberikan rasa aman serta memastikan pelayanan kepada masyarakat dapat dirasakan secara langsung.
Salah satu perhatian yang menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan wilayah adalah pencegahan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
Masyarakat diimbau agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar secara sembarangan. Tindakan tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kebakaran yang lebih luas dan membahayakan lingkungan maupun masyarakat.
Api yang awalnya kecil dapat berkembang menjadi kebakaran besar apabila tidak segera dikendalikan. Karena itu, masyarakat diminta tidak mengambil risiko dengan melakukan aktivitas pembakaran yang dapat memicu terjadinya karhutla.
Pencegahan kebakaran hutan dan lahan juga tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat. Peran aktif masyarakat dinilai penting untuk menjaga lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran.
Bagi Iptu Hadi Esmoyo, memimpin Polsek Bontang Selatan menjadi babak baru dalam perjalanan panjang pengabdiannya.
Setelah ditempa pengalaman sejak masa Bintara, kemudian menjadi perwira hingga pernah memimpin Polsek Bontang Barat, kini ia kembali dipercaya mengemban tanggung jawab menjaga keamanan di wilayah lain.
Dengan bekal 32 tahun pengabdian, pengalaman memimpin wilayah, serta tantangan baru yang dihadapi di Bontang Selatan, Iptu Hadi Esmoyo kembali berada di garis depan pelayanan dan pengamanan masyarakat.
Editor: IW

Tinggalkan Balasan