JURNALNEWS.CO.ID – Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman, bakal memberikan bantuan khusus pertanian bagi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Amran mengatakan ini sebagai aksi lanjutannya pasca berkunjung ke Kupang, 24 Januari lalu. Ia kala itu menargetkan NTT bisa swasembada pangan dalam 3 tahun.
Bantuan khusus ini antara lain perbaikan fasilitas dan pemberian alat produksi pertanian. Amran menargetkan bantuan ini pada 188 ribu hektare lahan pertanian NTT.
“Target 188 ribu hektare lahan di NTT pada tahun ini akan kami dukung melalui perbaikan saluran irigasi, pompanisasi, traktor, hingga penyiapan sarana-prasarana produksi lainnya,” tandas Amran.
Langkah barunya ini disampaikannya kepada Pj. Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto, M.P dan Gubernur NTT Terpilih, Emanuel Melkiades Laka Lena.
Mereka bertemu di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Rabu, 5 Februari 2025, yang dihadiri Forkompinda NTT dan seluruh bupati dan wali kota terpilih di NTT.
Menurutnya NTT adalah wilayah agraris dengan 85 persen dari sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Untuk itu Amran meminta kepala daerah se-Provinsi NTT merumuskan langkah akselerasi sektor pertanian bersama pemerintah pusat dan TNI/Polri. Akselerasi ini, harapnya, dapat menekan tingkat kemiskinan ke bawah 10 persen.
“Bila perlu, maksimal 5 persen dalam 5 tahun ke depan,” tukasnya.
Pj. Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto pada kesempatan yang sama turut memaparkan kontribusi NTT dalam swasembada pangan nasional.
“Telah disepakati bersama Pak Mentan juga bahwa kita akan fokus terhadap 188 ribu hektare lahan di tahun ini. Pak Mentan ingin sawah yang kita selesaikan 188 ribu. Tetapi masih ada potensi untuk mencetak sawah baru, tapi itu next di tahun-tahun berikutnya,” jelas Andriko.
Penulis: Putra Firmandus

Tinggalkan Balasan