JURNALNEWS.CO.ID – BANDUNG – Ferel Rizki Herlambang, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI), terpilih sebagai delegasi kampusnya dalam ajang Parlemen Kampus 2025 yang digelar Sekretariat Jenderal DPR RI pada 16–17 April lalu di Graha Sanusi Hardjadinata, Universitas Padjadjaran, Bandung.
Acara ini merupakan simulasi sidang DPR RI yang melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Tahun ini, fokus diskusi mengerucut pada pembahasan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) Nomor 20 Tahun 2003, khususnya pada Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) poin 88 dan 120 terkait kurikulum pendidikan tinggi serta tanggung jawab pendanaan pendidikan.
Ferel terpilih setelah melalui seleksi terbuka dengan menyusun esai gagasan seputar pendidikan, melampirkan Curriculum Vitae, dan menjawab sejumlah pertanyaan mendalam tentang regulasi serta administrasi pendidikan. Proses seleksi dilakukan secara digital dan dinilai berdasarkan substansi gagasan peserta.
“Parlemen Kampus memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah cara berpikir kritis dalam menyerap dan menyuarakan aspirasi masyarakat. Ini adalah langkah awal agar kami bisa aktif mengawal sistem pendidikan yang lebih inklusif dan sistematis,” ujar Ferel.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Cucun Ahmad Syamsurijal dan Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudin. Hadir pula akademisi seperti Cecep Darmawan dari Universitas Pendidikan Indonesia dan Susi Dwi Harijati dari Universitas Padjadjaran.
Dalam sambutannya, Cucun menyebut Parlemen Kampus sebagai ruang belajar penting bagi generasi muda untuk memahami mekanisme kerja lembaga legislatif. “Mahasiswa perlu tahu bagaimana DPR bekerja. Parlemen Kampus adalah wadah yang tepat,” ujarnya.
Ferel berharap kegiatan ini terus berlanjut dan mampu menjangkau lebih banyak mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Selain menjadi wadah pendidikan politik, forum ini dinilai penting untuk membentuk karakter mahasiswa yang peduli, kritis, dan aktif terhadap isu-isu kebangsaan, terutama di sektor pendidikan.

Tinggalkan Balasan