JURNALNEWS.CO.ID – Pada tanggal 28 Oktober 2024, yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Pangkep seharusnya merayakan hari jadinya yang ke-13. Namun, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, KPJ Pangkep memutuskan untuk tidak mengadakan perayaan ulang tahun kali ini.
Ketua KPJ Pangkep, Saharuddin, menyatakan bahwa pembatalan perayaan tersebut bertujuan menjaga netralitas organisasi di tengah berlangsungnya momen pilkada di Pangkep. “Kami tidak ingin organisasi ini dihubungkan dengan politik, sehingga tahun ini kami memilih untuk tidak mengadakan acara ulang tahun,” ujar Saharuddin.
Keputusan ini juga menjadi bentuk penghormatan terhadap proses demokrasi yang sedang berlangsung. Saharuddin menambahkan bahwa KPJ Pangkep ingin mendukung ketenangan dan kedamaian masyarakat selama proses pilkada. “Insya Allah, perayaan Milad ke-14 pada 2025 akan kembali kami adakan dengan lebih meriah, melibatkan band-band KPJ dari berbagai daerah,” tambahnya.
KPJ Pangkep berharap tahun depan bisa menyelenggarakan perayaan yang lebih besar dan penuh keceriaan. Perayaan tersebut diharapkan menjadi momen mempererat persaudaraan antar anggota KPJ dari seluruh Indonesia, sekaligus memberikan pengalaman yang berkesan bagi anggota dan masyarakat yang hadir.

Tinggalkan Balasan