JURNALNEWS.CO.ID – 134 barang rampasan negara, yang terdiri dari barang bergerak dan tidak bergerak, menjadi objek lelang yang ditawarkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2024. Lelang online ini dilaksanakan pada Selasa (10/12) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) KPK, Mungki Hadipratikto, menjelaskan bahwa barang rampasan negara merupakan barang milik negara yang berasal dari barang bukti yang dirampas berdasarkan putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap.
Sebelum dilelang, harga limit atau harga dasar lelang perlu ditetapkan melalui taksiran yang wajar oleh tim penilai yang kompeten, dalam hal ini Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan.
Mungki menekankan pentingnya optimalisasi pengelolaan barang rampasan untuk mendukung pemulihan aset hasil tindak pidana korupsi. Pengelolaan yang baik bertujuan agar nilai aset tidak menurun dan memberikan manfaat yang maksimal bagi keuangan negara.
Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III, Rina Yulia, mengungkapkan bahwa kebijakan pengelolaan kekayaan negara terus berkembang, dan lelang menjadi salah satu sumber pendapatan negara bukan pajak (PNBP).
Antusiasme peserta lelang pun terlihat dengan terdaftarnya sekitar 487 peserta hingga 9 Desember pukul 22.00 WIB. Lelang dilakukan dengan mekanisme open bidding, di mana peserta dapat mengajukan penawaran dan melihat penawaran lain secara online.
Dari 134 barang rampasan yang dilelang, 6 lot di antaranya berupa aset tidak bergerak seperti rumah, apartemen, dan kontrakan senilai Rp79,18 miliar. Lelang sesi pertama berhasil menjual dua unit rumah susun dengan total nilai Rp598,3 juta.
Sesi kedua, kendaraan seperti mobil Lexus LX3.5 V6 terjual Rp1,575 miliar, Jeep Wrangler Rubicon Rp1,406 miliar, dan beberapa kendaraan lainnya terjual dengan harga signifikan.
Di sesi ketiga, terjual 14 lot barang senilai Rp1.447.836.000, sehingga total barang yang terjual mencapai 77 lot dengan nilai Rp17,011 miliar.
Selain lelang online, KPK juga menggelar pameran barang rampasan, yang memamerkan berbagai barang hasil sitaan dari pelaku tindak pidana korupsi, termasuk kendaraan mewah dan barang-barang bernilai tinggi. Salah satu barang yang dipamerkan adalah motor gede yang dirampas dari terpidana korupsi Rafael Alun Trisambodo.

Tinggalkan Balasan