JURNALNEWS.CO.ID – Dalam rangka memperingati milad Persyarikatan Muhammadiyah ke-112, SD Muhammadiyah 11 Solo menyelenggarakan kegiatan berbagi sembako kepada anak yatim dan masyarakat di sekitar SD Muhammadiyah 11 Solo. Pemberian dilakukan oleh siswa dan guru kepada masyarakat sekitar Jalan Bumi, Laweyan Solo.

Paket sembako ini adalah hasil Infaq sedekah dari orang tua walimurid kelas I-VI SD Muhamamdiyah 11 Solo. Jenis sembako tersebut masing-masing kelas telah ditentukan dari pihak sekolah, namun untuk jumlah tidak ditentukan (seikhlasnya). Misalnya gula, beras, Indomie, teh, telur, dsb.

Ina Lusiyani, S.Pd selaku kepala sekolah menjelaskan, bentuk pemberian bantuan berupa paket sembako ini sejumlah 28 (untuk anak yatim dan masyarakat).

“Pembagian bantuan ini merupakan wujud kepedulian SD Muhammadiyah 11 Solo terhadap masyarakat sekitar dan anak yatim. Serta sekaligus untuk memperkenalkan SD Muhamamdiyah kepada masyarakat lebih luas,” ungkapnya. Senin, (18/11/2024).

Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar, acara ini juga sekaligus untuk mengimplementasikan penanaman karakter kepada siswa tentang spirits Teologi Al-Maun yang menjadi landasan perjuangan KH. Ahmad Dahlan dalam dakwah di Persyarikatan Muhammadiyah.

Seperti yang tertuang dalam QS. Al-Maun ayat 1-3 sebagai berikut:
اَرَءَيْتَ الَّذِيْ يُكَذِّبُ بِالدِّيْنِۗ ۝١
Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
فَذٰلِكَ الَّذِيْ يَدُعُّ الْيَتِيْمَۙ ۝٢
Itulah orang yang menghardik anak yatim.
وَلَا يَحُضُّ عَلٰى طَعَامِ الْمِسْكِيْنِۗ ۝٣
dan tidak menganjurkan untuk memberi makan orang miskin.

Muhamamdiyah mempunyai rasa welas asih yang tinggi kepada orang lain, terutama kepada anak yatim piatu dan orang yang kurang mampu (miskin). Seperti contoh cara penerapan surah Al-Maun dalam kehidupan sehari-hari dengan melaksanakan sholat, menolong sesama tanpa pamrih, mengasihi anak yatim dan juga berbagi kepada orang miskin.

Kontributor: Watini/Guru Agama Ismuba