JURNALNEWS.CO.ID – Bidpropam Polda NTT melaksanakan pemeriksaan senjata api (senpi) dinas yang digunakan personel dalam tugas sehari-hari. Pemeriksaan ini berlangsung di parkiran Gedung Logistik Mapolda NTT. Senin pagi (23/12/2024).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Irwasda Polda NTT, Kombes Pol. I Made Sunarta, M.H., didampingi Kabidpropam Polda NTT, Kombes Pol. Robert Antoni Sormin, S.I.K., serta sejumlah pejabat utama Polda NTT. Seluruh pemegang senpi dinas dari berbagai satuan kerja diwajibkan mengikuti pemeriksaan ini.

Dalam arahannya, Kombes Pol. I Made Sunarta menekankan pentingnya pemeriksaan senjata api untuk mencegah penyalahgunaan yang dapat merugikan institusi Polri. Ia mengingatkan bahwa insiden di beberapa Polda lain, seperti Babel, Kalteng, Sumbar, dan Jawa Tengah, telah menjadi perhatian khusus Kapolri karena berdampak buruk pada kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

“Kita harus berhati-hati dalam penggunaan senjata api. Peristiwa yang viral dapat merusak citra Polri. Oleh karena itu, disiplin dalam penggunaan dan penyimpanan senjata sangat penting,” tegas Kombes Pol. I Made Sunarta.

Ia juga mengingatkan personel untuk menjauhi judi online dan perilaku negatif lainnya yang dapat merugikan institusi maupun keluarga. “Disiplin adalah kunci menjaga integritas sebagai anggota Polri,” tambahnya.

Sementara itu, Kabidpropam Polda NTT, Kombes Pol. Robert Antoni Sormin, S.I.K., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kadiv Propam Polri dalam mendukung visi pemerintahan Presiden Prabowo dan program Beyond Trust Kapolri.

“Kami memeriksa secara menyeluruh, mulai dari izin kepemilikan, kondisi fisik senjata, hingga prosedur penyimpanan. Tujuannya untuk memastikan semua pemegang senjata api memenuhi persyaratan administrasi dan kualifikasi,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa personel yang melanggar aturan akan dikenakan sanksi tegas. “Senjata api adalah alat pendukung yang harus digunakan dengan penuh tanggung jawab. Kami tidak akan ragu memberikan tindakan kepada yang menyalahgunakannya,” ujarnya.

Pemeriksaan ini merupakan langkah Polda NTT untuk menjaga profesionalisme dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Dengan adanya pemeriksaan rutin, diharapkan tidak ada lagi insiden penyalahgunaan senjata api yang mencoreng nama baik institusi.