JURNALNEWS.CO.ID – Buruknya pengadil lapangan hijau jadi sorotan, kepemimpinan Wasit Dwi Susilo yang bertugas di BRI Liga 1 2021/2022, pada laga PSM Makassar Vs Bhayangkara FC, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (6/11/2021). Bomber PSM Makassar, Willem Jan Pluim ikut berkomentar terhadap kinerja pengadil lapangan hijau. Menurut pemain asal Belanda tersebut, kinerja wasit sangat buruk.

Pluim terkhusus menyoroti kinerja Dwi Susilo, wasit yang memimpin  pertandingan Bhayangkara FC vs PSM. Menurutnya, sejumlah keptusan dari Dwi Susilo bersama asistennya dinilai merugikan PSM.

Keputusan yang disoroti Pluim adalah handball pemain Bhayangkara FC yang tidak ditanggapi wasit Dwi Susilo.

Pada pertandingan itu, PSM harusnya mendapat dua penalti setelah dua pemain Bhayangkara FC menyentuh bola dengan tangan dalam kotak penalti di menit 37 dan 72. Pluim menilai wasit telah melakukan keputusan yang salah.

Pluim khawatir jika hal tersebut terus terjadi maka akan memberikan dampak buruk untuk sepak bola Indonesia.

“Jika ini terjadi dan terus terjadi akan berefek besar ke pertandingan. Saya kira ini tidak bagus bagi sepak bola Indonesia,” tuturnya.

Senada dikatakan Pelatih PSM, Milomir Seslija, ia berpenadapat, seharusnya Pasukan Ramang bisa mengoleksi lebih banyak poin andai kinerja wasit lebih baik.

“Kami sudah dua kali dirugikan oleh wasit karena tidak memberikan penalti. Yang pertama ketika PSM bermain imbang dengan Arema,” ungkap Milo

Milo berharap PT Liga Indonesia Baru selaku operator dan PSSI, mengggelar pertemuan dengan mengundang seluruh pelatih kepala tim peserta BRI Liga 1 dengan perwakilan wasit.

“Perlu ada evaluasi cepat untuk meningkatkan kinerja wasit. Saya berharap wasit yang memimpin pada laga selanjutnya berani bertindak adil dan tak merugikan klub,” tegas Milo.

Hasil pertandingan Bhayangkara melawan PSM gol Adam Alis menit ke-24 dan pemain pengganti, Dhendy Sulistiawan tiga menit jelang berakhirnya pertandingan atau 93+4. Tiga poin dari pertandingan ini mengokohkan posisi tim asuhan Paul Munster di puncak klasemen.

Sementara, kekalahan membuat PSM tertahan di peringkat ketujuh.