JAKARTA, JURNALNEWS.CO.ID — Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia, Senin (14/9/2026). Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya menduduki posisi tersebut.

Pelantikan Suahasil berlangsung di Istana Negara, Jakarta, sebagai bagian dari perubahan susunan Kabinet Merah Putih. Pengangkatan tersebut tercatat dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 97/P Tahun 2026.

Pergantian pucuk pimpinan Kementerian Keuangan ini menjadi perhatian karena posisi Menteri Keuangan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas fiskal, mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), serta memastikan kebijakan keuangan negara mendukung program prioritas pemerintah.

Suahasil bukan sosok baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Sebelum dipercaya menjadi menteri, ia telah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak 2019. Pengalaman panjang tersebut membuat Suahasil memiliki pemahaman mendalam mengenai kebijakan fiskal dan pengelolaan keuangan negara.

Kementerian Keuangan sebelumnya juga mencatat Suahasil aktif menyampaikan pandangan mengenai kondisi APBN dan arah kebijakan fiskal. Pada awal September 2026, ia menegaskan bahwa kondisi perekonomian dan APBN tetap resilien, sekaligus menekankan pentingnya sinergi kebijakan.

Usai dilantik, Suahasil menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan sejumlah arahan terkait pengelolaan keuangan negara. Salah satu perhatian utamanya adalah menjaga kesehatan dan kredibilitas APBN agar tetap mampu mendukung agenda pemerintah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Suahasil juga menekankan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan anggaran. Menurutnya, efisiensi tidak semata-mata berarti memangkas belanja pemerintah, melainkan memastikan anggaran yang tersedia menghasilkan keluaran atau output secara maksimal.

“Efisiensi itu adalah menggunakan belanja yang ada untuk menghasilkan output yang maksimal yang output yang kemudian bermanfaat bagi masyarakat,” kata Suahasil setelah pelantikan, Senin (14/9/2026).

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa fokus awal Suahasil sebagai Menteri Keuangan tidak hanya berkaitan dengan penghematan anggaran, tetapi juga efektivitas penggunaan belanja negara.

Sebagai Menteri Keuangan baru, Suahasil menghadapi sejumlah tantangan besar, mulai dari menjaga disiplin fiskal, memastikan keberlanjutan program prioritas pemerintah, hingga mempertahankan kepercayaan pelaku pasar terhadap kebijakan ekonomi Indonesia.

Pergantian Menteri Keuangan juga mendapat perhatian dari kalangan investor dan ekonom. Reuters melaporkan bahwa penunjukan Suahasil dipandang sebagai langkah yang berpotensi memberikan stabilitas dan meningkatkan kredibilitas kebijakan fiskal, mengingat pengalamannya sebagai teknokrat dan pejabat senior di Kementerian Keuangan.

Kini, Suahasil Nazara resmi memegang kendali Kementerian Keuangan. Tantangan berikutnya adalah bagaimana ia menerjemahkan pengalaman panjangnya dalam kebijakan fiskal menjadi pengelolaan APBN yang sehat, kredibel, efisien, sekaligus mampu menopang program pembangunan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Editor: Nadia