JURNALNEWS.CO.ID – Pangkep – Bahas penguatan lieterasi informasi, Jurnalis Harian Fajar, Sakinah Fitrianti hadir sebagai narasumber pada pelaksanaan Bimtek Literasi Informasi yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangkep di Gedung Layanan Perpustakaan Pangkep, Rabu (23/7/2025).

Dalam pemaparannya, Sakinah yang juga merupakan Doktor Ilmu Komunikasi dan Dakwah menekankan pentingnya kebutuhan informasi untuk kepentingan tertentu dan khalayak.

“Sehingga sebagai agen litetasi di masing-masihg satuan pendidikan yang hadir hari ini, diharapkan kebutuhan akan informasi ditelaah dan dianalisasi dengan baik sehingga menghasilkan informasi yang benar,” jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa kebutuhan informasi terbagi dalam tiga jenis yaitu, kebutuhan kognitif, kebutuhan afektif dan kebutuhan fisiologis.

“Karena tidak semua individu sama informasi yang dibutuhkan. Setiap informasi yang ada digunakan untuk memecahkan masalah, menambah wawasan, dan lain sebagainya. Sesuai dengan kebutuhannya terhadap informasi tersebut,” bebernya.

Ia juga menguraikan sejumlah faktor yang mempengerahui kebutuhan informasi, diantaranya karena pekerjaan, penelitian dan sumber daya teknologi yang digunakan.

“Pentingnya kebutuhan informasi dalam meningkatkan literasi informasi sangat terkait, dengan kebutuhan informasi yang diperoleh, sebab hal itu merupakan pemicu utama bagi seseorang untuk mengembangkan kemampuan literasi informasi yang dimiliki, lewat memperbanyak bacaan akan sumber informasi,” imbuhnya yang juga merupakan Ketua PWI Pangkep terpilih.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pangkep, Muhiddin mengatakan kegiatan ini penguatannya bagaimana membuka akses informasi, secara edukatif, dan inspiratif. Sekaligus juga peningkatan indeks literasi masyarakat secara umum.

“Dengan adanya berbagai informasi yang ada, akses semakin terbuka. Jadi kita melibatkan pula jurnalis sebagai pembicara yang merupakan corong informasi publik, sebagaimana diharapkan dapat mengedukasi dalam hal literasi informasi, secara cerdas,”ujarnya.

Diharapkan dengan adanya literasi informasi ini, bisa memberikan suatu kekuatan sebagai jargon penguatan literasi informasi ditengah masyarakat.

Peserta yang dilibatkan dari berbagai unsur, Guru, penggiat literasi, komunitas literasi, pustakawan media, dan masyarakat umum.