JURNALNEWS.CO.ID – Acara syukuran atas terpilihnya Anggota DPRD H. Mustari Dg. Mase berlangsung di kediamannya di Kecamatan Labakkang, Kelurahan Pundata Baji, Jl. Poros Macini Baji. Minggu (8/9/2024).

Syukuran ini dihadiri oleh keluarga, tim pemenangan, serta perwakilan dari berbagai desa dan kelurahan, termasuk Pundata Baji, Bori Masunggu, Kelurahan Labakkang, Desa Bonto Manai, Desa Manuku, dan Patalassang, serta para relawan dan simpatisan H. Mustari Dg. Mase, Anggota DPRD terpilih dari Dapil 2 Partai Demokrat.

Dalam sambutannya, H. Mustari mengajak seluruh tim, relawan, dan simpatisan untuk bersama-sama mendukung Dokter Cua – Sofyan Razak pada pilkada tahun 2024.

Saya sebagai kader Demokrat, tegak lurus mengikuti perintah partai. Insya Allah, kita akan mendukung sepenuhnya Dokter Cua Sofyan Razak karena ia didukung oleh partai-partai besar.

Dokter Cua tidak main-main; beliau langsung mengambil dukungan dari enam partai sebagai bentuk keseriusannya untuk memenangkan Pilkada mendatang.

Dokter Cua bersama Sofyan Razak adalah solusi tepat untuk Pangkep yang lebih baik,” ujar H. Mustari di hadapan para relawan.

Dalam sambutannya, Dokter Cua menyampaikan bahwa ia lahir dan besar di Labakkang, dan masa kecilnya dihabiskan di sana.

“Saya lahir dan SD di sini, masa kecil saya di Labakkang ini, karena itu saya merasa terpanggil pulang untuk mengabdikan diri saya kepada kampung halaman saya.

Saya dengar Pangkep sedang tidak baik-baik saja, dan saya ingin kita semua bersama-sama berjuang untuk kemajuan Pangkep ke depan bersama saya dan Sofyan Razak.

Saya adalah pelayan masyarakat; yang menjadi bupati adalah masyarakat. Demo saya jika saya jadi bupati dan tidak menunaikan janji saya,” tegas Dokter Cua.

Acara syukuran ini juga dihadiri oleh beberapa tokoh masyarakat dan Tokoh agama, seperti Pak Harun, Tahuddin, H. Haris, dan H. Dg. Nai. Para tokoh ini juga turut meneriakkan yel-yel Dukungan untuk Dokter Cua Sofyan Razak.

“Dokter Cua, Pangkep sehat!”
“Sofyan Razak, Pangkep maju!”
“Dokter Cua Sofyan Razak menang-menang, yes!” (*)