Dengan ditandatanganinya nota kesepahaman ini, menunjukkan komitmen kedua negara untuk melanjutkan kerjasama dan mempererat tali silaturrahmi yang telah terjalin khususnya di bidang pariwisata dan budaya.
Nota Kesepahaman ini berfokus pada bidang kerjasama, yaitu Kerjasama Promosi dan Pemasaran Pariwisata, Pengelolaan Destinasi Pariwisata, Kerjasama Sektor Swasta, Capacity Building, MICE, dan Kerjasama Event dan Konektivitas. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, di bawah arahan langsung Presiden Joko Widodo, telah menyiapkan langkah-langkah yang terarah, tepat sasaran, dan terukur untuk keseluruhan rencana pemulihan pariwisata Indonesia.
Persiapan telah dilakukan secara ketat namun hati-hati untuk memastikan keamanan dan ketenangan pikiran pengunjung setelah mereka kembali ke Indonesia. “Dengan mengikuti ASEAN Tourism Forum (ATF) 2022, Indonesia yakin dapat mempertahankan posisinya sebagai top of mind bagi pembeli sebagai tujuan wisata kelas dunia,” katanya.

Tinggalkan Balasan