Makassar, JURNALNEWS.CO.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung bersama warga Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, dalam kegiatan jalan sehat yang dipusatkan di Taman Maccini Sombala, Jalan Manunggal 22, Minggu (23/8/2026) pagi.
Ratusan warga turut ambil bagian dalam kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut. Mengenakan pakaian bernuansa merah putih, warga mengikuti jalan sehat sekaligus senam bersama dalam suasana penuh kebersamaan.
Munafri tidak hanya melepas kegiatan, tetapi juga ikut berjalan bersama masyarakat. Rute yang dilalui mencakup Jalan Maccini, Jalan Manunggal, Lorong II, dan Lorong I sebelum peserta kembali ke Taman Maccini Sombala.
Kegiatan tersebut dimanfaatkan Munafri untuk menyampaikan sejumlah pesan kepada masyarakat, terutama mengenai kebersihan lingkungan dan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.
Menurutnya, kegiatan olahraga bersama warga bukan sekadar menjadi sarana menjaga kebugaran dan hiburan. Interaksi langsung dengan masyarakat juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus membangun kesadaran menjaga lingkungan.
Munafri secara khusus mengingatkan warga agar berperan aktif dalam mendukung program Pemerintah Kota Makassar, termasuk pengelolaan sampah yang harus dimulai dari rumah masing-masing.
Ia menekankan bahwa pemilahan dan pengelolaan sampah dari sumbernya merupakan langkah penting untuk menciptakan Makassar yang lebih bersih sekaligus mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa di Antang.
“Program kita adalah Makassar yang clean, memilah sampahnya dan mengelola sampahnya mulai dari rumah,” ujar Munafri.
Ia berharap kesadaran tersebut terus tumbuh sehingga masyarakat tidak mewariskan persoalan lingkungan kepada generasi berikutnya.
“Kita tidak ingin mewariskan kepada anak cucu kita ke depan Makassar yang kotor dan jorok. Maka kita harus mulai bersama-sama memastikan Makassar bersih dan mampu mengelola sampahnya sendiri,” katanya.
Selain kebersihan, Munafri meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung cukup panjang. Sejumlah dampak perlu diantisipasi, mulai dari keterbatasan air bersih, potensi kebakaran hingga risiko penyakit.
Untuk kebutuhan air bersih, Munafri memastikan Pemkot Makassar akan terus berupaya menjaga ketersediaan air bagi masyarakat selama musim kemarau.
Sementara itu, untuk mencegah kebakaran, warga diminta lebih teliti dalam penggunaan peralatan listrik dan kompor. Masyarakat yang merokok juga diingatkan agar tidak membuang puntung rokok sembarangan.
“Kalau keluar rumah, tolong listriknya diperhatikan. Ibu-ibu kalau sudah masak, pastikan kompornya sudah mati dengan betul. Yang merokok, jangan membuang puntung rokok sembarangan,” pesannya.
Munafri juga meminta jajaran camat dan lurah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan agar pelayanan pemeriksaan kesehatan masyarakat tetap berjalan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi penyakit yang berpotensi meningkat dan lebih cepat menyebar selama musim kemarau.
Di hadapan warga, Munafri turut mengajak masyarakat memanfaatkan fitur Makassar Move yang tersedia dalam aplikasi Lontara+. Fitur tersebut memungkinkan warga mencatat berbagai aktivitas fisik, seperti berjalan kaki, jogging, berlari hingga bersepeda.
“Yang jalan setiap hari, jogging, naik sepeda atau lari, bisa masuk ke Makassar Move untuk mengukur aktivitasnya. Setiap minggu ada hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,” tuturnya.
Kegiatan jalan sehat di Maccini Sombala pun menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Selain menjaga kebugaran, warga diajak mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan Makassar yang bersih, sehat, aman, dan tangguh menghadapi musim kemarau.

Tinggalkan Balasan