JURNALNEWS.CO.ID – Menulis merupakan kebutuhan pendidik dalam menuangkan ide yang didapat dari hasil penelitian dalam lingkup kecil maupun besar. Karya tulis juga merupakan salah satu poin penting dalam penilaian pendidik pada jenjang karirnya. Kemahiran dalam mengolah kata dalam tulisan diperlukan agar pesan yang ingin disampaikan dari hasil pengamatan dapat diterima dengan baik oleh pembaca. Hasil dari tulisan diharapkan dapat menjadi rujukan untuk penelitian selanjutnya. Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA) mengadakan pelatihan tehnik penulisan dengan menggunakan Talk for Writing.

Talk for Writing menggunakan aktifitas lisan untuk mengembangkan dalam keterampilan menulis. Dalam workshop ini kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan diundang sebagai peserta pelatihan. Pelatihan ini mendapat dukungan penuh dari mitra pengabdian masyarakat UHAMKA yakni Suku Dinas (Sudin) Pendidikan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. SMP Negeri 285 Pulau Untung Jawa kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta dipilih menjadi tempat penyelenggaraan pelatihan.

Pemilihan lokasi pelatihan ini berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat mengenai kebutuhan pelatihan penulisan bagi kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan. Lokasi yang terpisah oleh laut menuju pusat kota Jakarta agak menyulitkan bagi pendidik jika ingin mengikuti pelatihan dengan waktu yang berdekatan dengan jam kerja. Akses transportasi menggunakan kapal laut juga terbatas oleh waktu.

Pelaksaan pelatihan pada tanggal 14 dan 15 Juli 2022 dengan jumlah peserta sebanyak 19 orang. LPPM UHAMKA menugaskan dua orang dosen dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UHAMKA yaitu Herri Mulyono, Ph.D. dan Sri Kusuma Ningsih, M.Pd. sebagai narasumber pelatihan Talk for Writing.

Dalam Pelatihan tersebut, Tarjono, M.Pd. selaku Kepala Sekolah dan tuan rumah membuka acara workshop. Peserta terlihat antusias mengikuti pelatihan untuk mengetahui tehnik Talk for Writing dan cara pengaplikasiannya. Hal ini dapat digambarkan dari semangat para peserta mengikuti sesi paparan, tanya jawab, dan pelatihan penulisan. Dari hasil paparan peserta menyatakan bahwa tehnik ini baru diketahui peserta namun peserta pelatihan merasa tehnik Talk for Writing dapat memudahkan dalam memaparkan gagasan.

Berdasarkan hasil tanya jawab narasumber dan peserta dapat disimpulkan bahwa banyak peserta sudah memiliki bahan untuk menulis namun mereka kesulitan untuk merunutkan dalam tulisan. Pada sesi pelatihan, peserta dibantu untuk mengaplikasikan tehnik talk for Writing. Tanggapan dari peserta saat mengaplikasikan tehnik ini adalah mereka merasa terbantu dalam menuangan kalimat untuk menulis. Selain itu tehnik ini juga mudah digunakan kapan saja dan dimana saja dengan perangkat yang dimiliki. Peserta terlihat semangat untuk mengirimkan tulisan mereka pada jurnal ilmiah. Pada akhir workshop ini peserta menyampaikan harapannya agar Kerjasama antara LPPM UHAMKA dan Sudin Pendidikan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu dapat berlanjut pada pelatihan berikutnya.

Pelatihan yang membantu pendidik dalam menunjang baik pembelajaran didalam kelas maupun untuk jenjang karir mereka sangat diharapkan untuk diselenggarakan di Pulau Untung Jawa agar mereka tetap dapat mengikuti kegiatan workshop tanpa harus ijin dari kegiatan pembelajaran di sekolah. Semoga kerjasama yang sudah terjalin dapat berkesinambungan pada pelatihan selanjutnya.

Penulis: Sri Kusuma Ningsih, M.Pd. Dosen Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA