JURNALNEWS.CO.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, kembali mengingatkan pentingnya penghematan energi yang dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah disiplin mematikan lampu saat tidak digunakan.
“Kalian kapan pulang? Pulang jam berapa? Kalau sudah tidak ada tamu dan mau pulang, jangan lupa matikan lampu,” ujar Bahlil, Jumat (10/4/2026).
Imbauan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya perhatian pemerintah terhadap efisiensi energi, terutama sejak munculnya krisis energi global akibat konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Menurut Bahlil, langkah hemat energi tidak hanya penting untuk menjaga ketersediaan pasokan, tetapi juga untuk menekan dampak lingkungan.
Pemerintah pun terus mendorong kesadaran masyarakat agar menjadikan perilaku hemat energi sebagai bagian dari gaya hidup, baik di lingkungan rumah tangga maupun perkantoran. Selain mematikan lampu, masyarakat juga diajak mulai beralih menggunakan kendaraan listrik.
“Sekarang pakai mobil listrik ya, biar hemat energi dan tidak perlu antre di SPBU,” kata Bahlil.
Tak hanya itu, pemerintah juga mengupayakan efisiensi energi melalui kebijakan kerja fleksibel atau Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Skema ini dinilai mampu mengurangi mobilitas harian masyarakat, sehingga konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dapat ditekan.
Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mempercepat transisi menuju energi bersih serta mengurangi ketergantungan pada energi fosil, khususnya di sektor pemerintahan.

Tinggalkan Balasan