Pangkep, JURNALNEWS.CO.ID — Seorang anak dilaporkan hampir terjatuh ke laut saat hendak turun dari kapal perintis di Pelabuhan Maccini Baji, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Peristiwa tersebut diduga terjadi akibat kondisi pelabuhan yang gelap gulita karena tidak tersedianya fasilitas penerangan yang memadai.

Sejumlah warga dan penumpang menilai kondisi Pelabuhan Maccini Baji sudah lama minim penerangan, terutama pada malam hari, sehingga membahayakan keselamatan pengguna jasa pelabuhan.

“Hampir saja anak itu jatuh saat turun dari kapal karena tidak terlihat jelas tangga dan posisi dermaga,” ujar salah seorang penumpan. Rabu (17/6)

Banyak tiang lampu tapi tidak ada satupun yang menyala, tutupnya

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat, mengingat pelabuhan merupakan titik vital aktivitas transportasi laut yang seharusnya memenuhi standar keselamatan, termasuk aspek penerangan dan fasilitas pendukung lainnya.

Warga menyebut area dermaga Pelabuhan Maccini Baji sering berada dalam kondisi gelap total pada malam hari. Situasi ini menyulitkan penumpang, terutama anak-anak dan lansia, saat naik maupun turun dari kapal.

Minimnya penerangan dinilai meningkatkan risiko kecelakaan, seperti terpeleset, jatuh ke laut, hingga benturan di area dermaga.

Kondisi tersebut turut menjadi perhatian publik yang meminta Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan segera melakukan evaluasi dan perbaikan fasilitas keselamatan pelabuhan, khususnya instalasi lampu penerangan.