JURNALNEWS.CO.ID – Polres Pangkep menggelar konferensi pers guna memaparkan capaian kinerja sepanjang tahun 2024. Acara berlangsung di Aula Mapolres Pangkep. Selasa (31/12/2024), dipimpin langsung oleh Kapolres Pangkep, AKBP Ari Kartika Bhakti, S.I.K.
Dalam pemaparannya, Kapolres menyampaikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Pangkep. Tercatat penurunan kasus kejahatan umum dari 470 kasus pada 2023 menjadi 422 kasus di tahun 2024, berkurang sebanyak 54 kasus. Penurunan signifikan juga terlihat pada beberapa kategori kejahatan lainnya, yang turun dari 89 menjadi 64 insiden.
Namun, kasus narkoba justru meningkat. Sepanjang 2024, terdapat 30 kasus yang dilaporkan, dengan 26 di antaranya telah dilimpahkan ke pengadilan, sementara 5 kasus masih dalam proses penyelidikan.
Salah satu perhatian serius adalah lonjakan drastis kecelakaan lalu lintas. Jumlah kasus meningkat dari 155 pada 2023 menjadi 293 pada 2024. Korban jiwa melonjak dari 38 menjadi 49 orang, sementara korban cedera ringan naik dari 202 menjadi 353 kasus.
Kasat Lantas Polres Pangkep, AKP Supryanto, menjelaskan bahwa pelanggaran seperti tidak memakai helm, berboncengan lebih dari dua orang, dan membawa muatan berlebih menjadi penyebab utama. Meski jumlah pelanggaran lalu lintas turun dari 373 menjadi 217, angka kecelakaan tetap tinggi.
Berbagai operasi keamanan telah dilaksanakan sepanjang tahun, termasuk Operasi Ketupat yang mencatat peningkatan pelanggaran dari 112 menjadi 386 kasus. Sementara itu, Operasi Liburan Idul Fitri dan Natal berlangsung tanpa insiden besar, dan keamanan selama Pemilu berjalan lancar tanpa gangguan berarti.
Di akhir konferensi pers, Kapolres AKBP Ari Kartika Bhakti mengajak masyarakat untuk lebih aktif bekerja sama dengan kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.
Ia juga mengimbau warga untuk mematuhi aturan lalu lintas guna menekan angka kecelakaan. “Keselamatan dan keamanan adalah tanggung jawab bersama,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan